Timdu Dinilai Meresahkan Warga Lermatang, Masyarakat Minta INPEX dan SKK Migas Segera Beri Kepastian Tanaman Tumbuh
LERMATANG – Kekecewaan masyarakat Desa Lermatang terhadap proses pendataan dan penyelesaian tanaman tumbuh kembali mengemuka. Sejumlah warga mengaku semakin resah karena hingga kini belum memperoleh kepastian mengenai hak-hak mereka, meskipun lahan yang menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela telah diserahkan demi kepentingan pembangunan nasional.
Menurut aspirasi yang disampaikan warga, mereka telah menunjukkan itikad baik dengan menerima pelepasan lahan demi kelancaran proyek negara. Namun, mereka berharap pengorbanan tersebut dibalas dengan proses yang transparan, adil, dan memberikan kepastian terhadap penyelesaian tanaman tumbuh yang menjadi hak masyarakat.
Warga menilai kinerja Tim Terpadu (Timdu) dalam proses pendataan dan verifikasi tanaman tumbuh belum memberikan rasa keadilan. Lambannya penyelesaian serta minimnya informasi yang diterima masyarakat dinilai justru memunculkan keresahan dan berbagai pertanyaan di tengah warga.
“Kami sudah ikhlas menyerahkan tanah untuk kepentingan negara dan pembangunan Blok Masela, tetapi jangan biarkan kami terus hidup dalam ketidakpastian, hak kami atas tanaman tumbuh harus segera diselesaikan,” ungkap salah seorang warga yang enggan menyebutkan namanya
Masyarakat berharap INPEX dan SKK Migas tidak menutup mata terhadap kondisi tersebut. Sebagai pihak yang terlibat dalam pengembangan proyek, keduanya diharapkan dapat mendorong percepatan penyelesaian persoalan tanaman tumbuh dengan tetap mengedepankan prinsip keadilan, keterbukaan, dan penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat.
Warga juga meminta seluruh proses pendataan dan verifikasi dilakukan secara terbuka sehingga tidak menimbulkan dugaan adanya perlakuan yang tidak adil ataupun pihak-pihak yang merasa dirugikan. Mereka menegaskan bahwa keberhasilan Proyek Blok Masela tidak hanya diukur dari kemajuan pembangunan fisik, tetapi juga dari bagaimana hak-hak masyarakat yang terdampak dihormati dan dipenuhi.
Masyarakat Desa Lermatang menegaskan bahwa mereka tidak menolak pembangunan. Sebaliknya, mereka mendukung penuh investasi dan pembangunan yang membawa manfaat bagi daerah. Namun, dukungan tersebut harus dibarengi dengan komitmen untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan terhadap hak-hak warga.
Melalui penyampaian aspirasi ini, masyarakat berharap INPEX, SKK Migas, pemerintah daerah, serta Tim Terpadu segera duduk bersama untuk menyelesaikan persoalan tanaman tumbuh secara objektif dan transparan. Dengan demikian, pembangunan Blok Masela dapat terus berjalan tanpa meninggalkan rasa kecewa di tengah masyarakat yang telah berkorban demi kepentingan bangsa.
(Pemerhati Tanimbar)
