Siap Hadapi Operasi Patuh 2025, Ini Target Kepolisian
Persiapan Operasi Patuh 2025, Berikut Tujuan Operasi yang Ditetapkan oleh Kepolisian
Persiapan Operasi Patuh 2025, Berikut Tujuan Operasi yang Ditetapkan oleh Kepolisian
Korps Lalu Lintas Polri akan melaksanakan Operasi Patuh Jaya di seluruh Indonesia guna mengatur kendaraan yang melebihi ukuran dan muatan.
Autonews -/ News
M. Adam Samudra 8 Juli, 09.32 AM 8 Juli, 09.32 AMAutonews –– Korlantas Polri akan menyelenggarakan Operasi Patuh Jaya 2025 di seluruh wilayah Indonesia.
Selanjutnya, sasaran Operasi Patuh ini adalah mengatur kendaraan yang melebihi dimensi dan beban.
Operasi keamanan ini direncanakan akan dimulai pada hari Senin, 14 Juli 2025.
Merespons hal tersebut, Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Aries mengonfirmasi hal itu.
“Yang jelas akan kita fokuskan pada pelaksanaan penegakan hukum, khususnya terhadap kendaraan yang melebihi ukuran dan beban, dan ini akan kita laksanakan serentak di seluruh Indonesia,” ujar Aries melalui pernyataannya, Selasa (8/7/2025).
Selain itu, operasi patuh ini bertujuan untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, lancar, dan tertib dalam rangka mendukung peluncuran hari keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan.
Namun, penegakan hukum ini merupakan tindakan terakhir.
Aris menyatakan pihaknya akan melakukan edukasi dan peringatan terlebih dahulu.
Selanjutnya, Kombes Aries mengungkapkan bahwa peringatan Hari Keselamatan Lalu Lintas akan menjadi bagian dari rangkaian acara “Safety Week”.
“Maka langkah-langkah yang akan kita lakukan untuk mendukung peluncuran Hari Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pada tanggal 19 September, yaitu Hari Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan jatuh pada tanggal 19 September, tanggal 17 adalah Hari Transportasi, tanggal 19 adalah Hari Keselamatan, dan tanggal 22 September adalah Hari Lalu Lintas, sehingga digabungkan dalam satu minggu dalam bentuk program Safety Week,” tambahnya.
Operasi Patuh akan dilaksanakan bersamaan dengan pendekatan penegakan hukum dan tindakan pencegahan yang dilakukan secara merata di seluruh wilayah.
Petugas yang bertugas di jalan tol selanjutnya akan ditempatkan (BKO) ke Polda setempat, serta seluruh laporan aktivitas akan dikumpulkan pada tingkat wilayah.
“Kita mengatur administrasi karena ini adalah operasi mandiri wilayah, rekan-rekan yang akan bertugas di tol khususnya nanti statusnya BKO ke Polda-Polda wilayah tersebut, sehingga pelaporannya akan masuk ke wilayah,” jelas Kabag Ops.
“Terkait penegakan hukum terhadap kecelakaan atau pelanggaran-pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan serta kematian, pelanggaran-pelanggaran tersebut memang viral atau menjadi perhatian di wilayah tersebut, dan pelanggaran-pelanggaran yang menjadi perhatian,” tambahnya.
Copyright Autonews -2025
Related Article
