Berita Terbaru

Presiden Prabowo Hadiri Konvensi Sains dan Teknologi di ITB

Presiden Prabowo Hadiri Konvensi Sains dan Teknologi di ITB

10drama.com, BANDUNG — Sebanyak 1.000 ilmuwan di Indonesia mengikuti Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) tahun 2025 yang diselenggarakan di Gedung Sabuga ITB, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/8/2025). Presiden Prabowo Subianto hadir untuk membuka serta menjadi pembicara utama dalam acara yang berlangsung hingga Sabtu (9/7/2025).

RI 1 menyapa para hadirin secara berurutan, mulai dari menteri hingga direktur utama BUMN di bidang pertahanan. Setelah itu, Prabowo mengizinkan awak media keluar ruangan untuk menikmati kopi, karena pidatonya dilaksanakan secara rahasia.

Beberapa menteri dari Kabinet Merah Putih turut serta mendampingi RI 1. Di antaranya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Bappenas Rachmat Pambudy juga hadir.

Konvensi tersebut mengundang penerima Nobel Fisika Konstantin Novoselov dan Brian Schmidt. “Kami mengundang 350 rektor dari perguruan tinggi negeri dan swasta di seluruh Indonesia. Kami juga mengundang seribu peneliti terbaik di Indonesia,” kata Menteri Pendidikan dan Teknologi Brian Yuliarto saat memberikan sambutan di lokasi, hari ini pagi WIB.

Brian menyatakan, para peneliti yang diundang dalam acara konvensi sains, teknologi, dan industri menggunakan pendekatan h index dengan angka lebih dari 15. ITB juga mengundang pemenang Nobel Konstantin Novoselov pada usia 36 tahun serta Brian Schmidt.

“Kami ingin menginspirasi rekan-rekan peneliti di sini agar memiliki semangat, impian besar, dan memberikan kontribusi yang sangat signifikan. Jadi, Nobel Laureate (penghargaan ini sebenarnya bukan hanya hadiah, bukan hanya riset, tetapi merupakan kontribusi terbesar bagi kemanusiaan,” ujar Brian.

   

Mereka juga mengundang mahasiswa program pascasarjana dengan jumlah peserta mencapai 2.000 orang. Brian menyatakan kehadiran beberapa tokoh, seperti menteri, untuk menyampaikan gagasan-gagasan.

“Kami ingin mendengarkan inspirasi dan ide-ide dari pemimpin bangsa kita. Oleh karena itu, kami sangat berterima kasih kepada Bapak-Ibu Menteri yang nanti akan kami undang ke sini untuk menyampaikan kebijakan-kebijakan strategis,” ujar Brian.

Bagikan Artikel

Berita Terkait