Mobil Patroli Polisi Jadi Penyebab Kekacauan, Warga Terluka Parah
Patroli Kepolisian Mobil Biang Petaka, Kayang Menatap Langit Setelah Menusuk Delapan Orang Hingga Kritis
Patroli Kepolisian Mobil Biang Petaka, Kayang Menatap Langit Setelah Menusuk Delapan Orang Hingga Kritis
Mobil double cabin polisi dari Polsek Hu’u terjatuh setelah menabrak sepeda motor, kios, dan delapan warga yang mengalami luka parah
Autonews -/ Peristiwa
Irsyaad W 8 Juli, pukul 08.30 8 Juli, pukul 08.30
Autonews –– Kendaraan patroli kepolisian dari Polsek Hu’u, Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi sumber masalah.
Kabin ganda itu berakhir menghadap langit di saluran air, setelah menabrak delapan warga desa Hu’u sekitar pukul 08:00 WITA, (6/7/25).
Akibat peristiwa tersebut, delapan orang dilaporkan mengalami luka-luka dan beberapa sepeda motor serta rumah warga mengalami kerusakan berat.
Benar, terdapat mobil patroli yang menabrak warga. Kejadian tersebut terjadi tadi sekitar pukul 08.00 Wita,” ujar Camat Huu, Muhammad Iswan saat dihubungi dan dikutip dari Kompas.com.
Iswan menjelaskan, kejadian tersebut dimulai ketika mobil patroli dari Polsek Huu melaju kencang dari arah selatan Lakey menuju Dompu.
Saat tiba di Desa Huu, kendaraan patroli yang dikemudikan oleh anggota polisi tersebut secara tiba-tiba menabrak seorang pengendara sepeda motor dari belakang.
Korban terlempar dan kendaraan patroli tersebut kemudian menabrak tujuh orang warga lainnya serta beberapa sepeda motor sebelum akhirnya terjungkal.
“Jumlah korban cukup banyak, yaitu delapan orang. Seperti empat unit sepeda motor mengalami kerusakan dan beberapa rumah warga juga terkena dampaknya,” katanya.
Menurutnya, para korban terdiri dari anak-anak dan orang dewasa. Mereka kini sedang dibawa ke Puskesmas Huu untuk menerima perawatan.
Beberapa dari para korban telah dibawa ke rumah sakit karena kondisinya sangat parah.
“Para korban telah dibawa ke puskesmas dan sebagian lainnya ke rumah sakit. Sampai saat ini belum ada laporan kematian,” ujar Iswan.
Di sisi lain, berdasarkan laporan TribunLombok.com, Kasi Humas Polres Dompu, AKP Zuharis menyatakan kecelakaan terjadi di jalan raya yang menghubungkan Lakey–Dompu, wilayah Mamboa, Desa Hu’u, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat.
“Kejadiannya pada hari Minggu pagi sekitar pukul 08.45 WITA. Kejadian ini melibatkan satu mobil dinas Polsek Hu’u yang dikemudikan oleh Briptu Imansyah, anggota Polsek Hu’u,” katanya saat dimintai konfirmasi, (6/7/25).
Ia menceritakan anggota tersebut terburu-buru, akibatnya mengemudikan mobil patroli dengan kecepatan tinggi dan tidak mampu mengendalikan kendaraannya sehingga terjadi kecelakaan.
“Kendaraan dinas tersebut diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan mengalami tabrakan beruntun. Awalnya menabrak sepeda motor Honda Vario tanpa plat nomor yang sedang berada di tepi jalan,” jelasnya.
Kemudian, kendaraan tersebut juga menabrak beberapa pengendara lain, warga sekitar, serta beberapa unit kendaraan dan bangunan milik penduduk di tepi jalan.
Akibat peristiwa tersebut, enam orang mengalami cedera, termasuk seorang balita berusia dua tahun.
“Korban segera mendapatkan perawatan medis di PKM Rasabou dan RSUD Dompu,” tambahnya.
Berikut adalah daftar para korban yang terluka dalam kejadian tersebut:
1. Khaeril (30): luka pada pipi sebelah kiri, luka robek di tangan kiri dan kaki kanan, serta luka di bagian bawah perut.
2. Agus Salim (34): luka terbuka pada kelopak mata sebelah kanan dan jari kaki sebelah kanan.
3. Landa (2): luka sobek di tulang alis mata kanan, memar di wajah, serta luka bakar pada tangan kanan.
4. Sudirman (34): luka memar di bagian dahi kiri, tangan kiri, dan kaki kanan.
5. Sri Handayani (40): luka bakar di bagian perut, paha sebelah kanan, dan tangan sebelah kanan.
6. Damri (29): luka pada tangan kanan, kaki kanan, punggung, serta merasakan nyeri di leher.
“Selain korban luka, terdapat kerusakan parah pada tujuh unit sepeda motor dan dua bangunan milik warga, termasuk kios serta kanopi milik masyarakat,” ujarnya.
Zuhari mengatakan pihak kepolisian bertindak cepat dalam menangani dampak peristiwa tersebut dan akan memastikan proses yang akan dilakukan dilakukan secara transparan.
Fokus utama kami adalah memberikan perlakuan terbaik kepada para korban serta menjaga kondisi wilayah yang kondusif. Kami menjamin bahwa proses hukum akan dilakukan dengan profesional dan transparan sesuai aturan yang berlaku,” katanya.
Copyright Autonews -2025
Related Article
