Berita Terbaru

Mengapa Mobil Jadi Brebet Usai Ganti Filter Udara Baru? Ini Alasannya!

Mengapa Mobil Jadi Brebet Usai Ganti Filter Udara Baru? Ini Alasannya!


AutoNews


Menyegarkan saringan udara adalah bagian dari servis berkala yang krusial untuk menjaga efisiensi motor kendaraan.


Akan tetapi, sering kali pemilik kendaraan malah mengeluh bahwa motor terasa tersendat atau kurang cepat tanggap setelah filter diubah.


Haris, teknisi dari Bengkel Indonesia Jaya di Pasar Mobil Kemayoran, menyebutkan bahwa kondisi itu dapat terjadi karena pemasangan saringan yang kurang sempurna.


“Bila filter udara posisinya miring atau dipasang tidak sempurna, sensor udara dapat mendeteksi arus yang tak seharusnya, sehingga campuran bahan bakar dan udara menjadi tidak optimal,” katanya.


Di samping itu, memilih produk pun memiliki pengaruh.


Filter udara aftermarket berkualitas rendah mungkin kurang akurat dan bisa jadi mempunyai lubang yang enteng terlalu sesak atau malahan terlalu longgar.


“Kalau terlalu rapat, aliran udara ke ruang bakar terhambat, mobil jadi brebet. Kalau terlalu renggang, debu bisa masuk ke mesin,” ujar Andi, mekanik Permata Toyota di lokasi yang sama.


Andi pun mengatakan bahwa sejumlah filter berkualitas rendah kurang tahan lama dan bisa dengan mudah melentur atau berubah bentuk ketika terpasang.


“Bentuk filter mungkin berbeda dan pada akhirnya tidak menutup erat dalam kotak filter. Ini menyebabkan kebocoran udara yang tak terkontrol,” jelasnya.


Solusi dari masalah ini cukup sederhana namun krusial.


Pastikan bahwa filter yang dipakai cocok dengan spek pabrikan, sambil memeriksa kualitas bahan dan ketepatan instalasi.


Jika mobil mulai terasa brebet setelah servis ringan seperti ganti filter, jangan anggap remeh.


Pastikan lagi cara pasangannya serta tipe penyaring yang dipakai supaya kinerja mesin menjadi maksimal kembali.

Bagikan Artikel

Berita Terkait