Berita Terbaru

Lonjakan Lalu Lintas Data 23,9% di Bali-Nusra, Indosat Raih Laba Rp1,02 Triliun di Kuartal II 2025

Lonjakan Lalu Lintas Data 23,9% di Bali-Nusra, Indosat Raih Laba Rp1,02 Triliun di Kuartal II 2025

10drama.com –– Perusahaan Telekomunikasi Indosat Tbk (ISAT) kembali menunjukkan kinerja keuangan yang kuat meskipun menghadapi berbagai tantangan di sektor telekomunikasi.

Pada kuartal kedua tahun 2025, perusahaan mampu mempertahankan keuntungannya dengan laba sebesar Rp1,02 triliun, meskipun pendapatan mengalami penurunan tipis sebesar 0,3 persen menjadi Rp13,5 triliun dibandingkan kuartal sebelumnya.

Kemenangan ini tidak terlepas dari pengelolaan anggaran yang disiplin dan perhatian terhadap efisiensi operasional.

EBITDA mencapai Rp6,4 triliun dengan margin yang kuat sebesar 47,6 persen, menunjukkan bahwa dasar bisnis tetap stabil meskipun pasar sedang mengalami ketidakstabilan.

Indosat terus berkomitmen menghasilkan nilai jangka panjang melalui transformasi yang berkelanjutan menuju menjadi perusahaan teknologi berbasis AI (AI-TechCo).

Di atas segala hal, kami tetap berkomitmen pada visi utama: memperkuat Indonesia melalui teknologi yang bersifat inklusif,” kata President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchinson Vikram Sinha.

Tidak hanya di tingkat nasional, kinerja IOH juga menunjukkan prestasi yang baik di tingkat regional. Indosat Region Bali Nusra mencatat pertumbuhan pelanggan sebanyak 400 ribu pengguna dalam jangka waktu setahun terakhir.

Lonjakan ini juga mendorong kenaikan lalu lintas data sebesar 23,9 persen YoY pada kuartal II 2025.

Di sisi lain, EVP-Head of Circle Java Fahd Yudhanegoro menyatakan bahwa peningkatan ini tidak terlepas dari perluasan jaringan dan peningkatan mutu layanan.

Hingga pertengahan tahun 2025, jumlah menara 4G di kawasan ini meningkat lebih dari 400 unit dan sekarang mencapai hampir 7.700 menara, memberikan pengalaman digital yang lebih cepat dan stabil kepada pelanggan.

Di tengah persaingan yang ketat, Indosat tetap menunjukkan sikap proaktif dalam berinvestasi. Pengeluaran modal (CAPEX) hingga Juni 2025 mencapai Rp7,5 triliun, dengan 79 persen dialokasikan untuk peningkatan kualitas jaringan dan pengalaman pelanggan.

Total pelanggan Indosat saat ini berjumlah 95,4 juta, dengan rata-rata pendapatan per pengguna sebesar Rp38,9 ribu.

Peningkatan penggunaan data juga meningkat sebesar 10,3 persen secara QoQ, menunjukkan semakin besarnya kebutuhan masyarakat akan koneksi digital.

Indosat kini telah mengoperasikan lebih dari 203.000 menara 4G, dengan penambahan sekitar 15 ribu menara hanya dalam enam bulan pertama tahun ini.

Ini memperkuat posisi Indosat sebagai salah satu aktor utama dalam pengembangan infrastruktur digital nasional.

Sebagai bagian dari transformasi menuju AI-TechCo, IOH meluncurkan pusat pengalaman AI (AIEC) pertama di Jayapura, Papua.

Fasilitas ini menyediakan akses teknologi AI kepada komunitas yang kurang mendapat perhatian, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan.

Langkah strategis lainnya adalah kerja sama IOH sebagai mitra utama dalam proyek nasional AI Center of Excellence yang digagas oleh Kemenkomdigi.

Bekerja sama dengan perusahaan teknologi besar dunia seperti NVIDIA dan Cisco, IOH berfokus pada pengembangan ekosistem AI di Indonesia yang dimulai dari peningkatan sumber daya manusia setempat, transformasi bisnis, hingga penguatan inovasi.

“Proses transformasi ini masih panjang. Namun kami percaya sedang berada di jalur yang benar dengan fokus pada inovasi, kerja sama, dan dampak nyata untuk masa depan Indonesia,” tutup Vikram Sinha. ***

Bagikan Artikel

Berita Terkait