Kecanggihan e3 Platform Buat Mobil Denza Z9 GT Dapat Berjalan Merangkak
Kehebatan E3 Platform Membuat Mobil Denza Z9 GT Dapat Melakukan Gerakan Menyilang
Keunggulan Platform e3 Membuat Mobil Denza Z9 GT Dapat Melakukan Gerakan Merangkak
Ketangguhan platform e3 memungkinkan Denza D9 GT untuk memiliki manuver yang lebih lincah dibandingkan kebanyakan mobil lainnya.
Pesselnews/ Review & Test
Radityo Herdianto 30 April, 20:59 WIB 30 April, 20:59 WIB
Pesselnews
– e3 Platform merupakan struktur teknologi yang dikembangkan oleh BYD untuk varian Denza.
Secara lebih rinci, Denza Z9 GT merupakan varian yang mengadopsi platform e3.
Ketangguhan platform e3 memungkinkan Denza D9 GT untuk memiliki manuver yang lebih lincah dibandingkan kebanyakan mobil lainnya.
“E3 Platform memungkinkan kendaraan bergerak dengan lebih lincah dan dinamis dibandingkan mobil konvensional,” jelas Narendro Bawono Cahyolaksono.
Product Planning Assistant Manager
PT BYD Motor Indonesia ke Pesselnews beberapa waktu yang lalu.
Maka pada platform e3 terdapat tiga mesin elektrik.

Terdapat satu di bagian depan dan dua di bagian belakang, dengan setiap bagian memiliki unit kontrol sendiri-sendiri.
Akibatnya, kedua roda pada bagian belakang dapat mengirimkannya daya yang berbeda-beda ke tiap-tiap rodanya sendiri-sendiri, sedangkan satu motor elektrik di depan bertindak sebagai keseimbangan untuk roda depan.
Di sini e3 Platform dilengkapi dengan kemudi roda belakang.
“Narendra menjelaskan bahwa sistem kemudi roda belakang dapat mengurangi jari-jari putaran, menekan kecenderungan oversteer dan understeer,” ungkapnya.
Bisa diatur sudut putar roda belakang sampai dengan 20 derajat.
Ban di bagian belakang dapat bergerak ke arah yang berbeda dari ban di depan saat mobil melambat dan melakukan manuver tikungan tajam atau pembalikan untuk mengurangi jari-jari perputaran.

Atau sudut putar roda belakang dapat bergerak searah dengan roda depan pada kecepatan tinggi guna meningkatkan stabilitas saat melakukan manuver.
Seluruhnya dikendalikan melalui sistem kontrol gerakan kendaraan.
Sensor memantau kondisi serta cara mengemudi dengan kecepatan tinggi hingga milidetik.
Sepertinya mobil dapat mendeteksi kondisi jalanan dan kebutuhan supirnya untuk menyesuaikan distribusi daya serta kemiringan setiap roda secara individu.
Terdapat pula sistem Easy Parking yang memungkinkan mobil bergerak perlahan-lahan.
Mulai dari posisi diam, dengan mengubah arah kemudi dan mengerahkan tenaga pada roda belakang, hanya bagian buritan mobil yang dapat dipindahkan agar mempermudah proses parkir sejajar.
Copyright Pesselnews2025
Related Article
