Berita Terbaru

Inilah Alasan Menggunakan Cakram Karbon untuk Motor Sehari-hari Bisa Membuat Rem Lebih Berisiko Blong

Inilah Alasan Menggunakan Cakram Karbon untuk Motor Sehari-hari Bisa Membuat Rem Lebih Berisiko Blong

Inilah Sebab Menggunakan Cakram Karbon untuk Sepeda Motor Sehari-hari Membuat Rem Seringkali Kurang Responsif

Inilah Sebab Mengapa Gunakan Cakram Karbon untuk Sepeda Motor Sehari-hari Membuat Rem Seringkali Kurang Dapat Digunakan

Banyak orang belum mengetahui bahwa terdapat beberapa sebab mengapa cakram dari bahan karbon tak cocok untuk penggunaan motor sehari-hari.

AutoNews/ Knowledge

Ferdian 12 Mei, Pukul 9 Malam 12 Mei, Pukul 9 Malam


AutoNews

– Cakram pada motor seperti di ajang MotoGP biasanya terbuat dari serat karbon.

Bahan ini dipilih karena berfungsi di kondisi panas tinggi.

Oleh karena itu, beberapa motor yang dimodifikasi dengan aliran sport atau hedon, kadang sering mengganti piringan rem standar dengan bahan dari serat karbon.

Akan tetapi, perlu dicatat bahwa piringan rem berbahan karbon ini hanya dikhususkan untuk keperluan balap dan belum dapat dipakai secara sehari-hari.

Liongky, ahli produk di Digioto, Bengkel dan Pusat Aksesori Motor yang terletak di Jalan Panjang menyebutkan bahwa rem berbahan dasar karbon serat hanya cocok untuk penggunaan balapan, sebab ia perlu suhu tinggi agar dapat berfungsi dengan baik.

“Cakram karbon dapat diperkuat dan koefisien gesernya meningkat ketika sudah memanas. Oleh karena itu, penggunaannya terbatas pada beberapa kondisi tertentu; misalnya saat hujan, ia memerlukan suhu yang cukup,” jelas Liongky mengutip Kompas.com.

Jadi, jika digunakan dalam keseharian dengan kondisi jalanan normal, suhu cakram karbon tidak akan mencapai temperatur kerja yang ideal.

Ketika belum mencapai posisi ideal, rem akan menjadi kurang stabil dan berisiko terjadi slip.

“Di pasaran ada saja yang jual, tapi itu untuk kontes. Kalau sering lihat cakram karbon (di kontes) itu yang harganya lebih mahal dari motornya. Misal Mio jadul pakai cakram karbon,” kata Liongky.

Copyright AutoNews2025

Related Article

Bagikan Artikel

Berita Terkait