Berita Terbaru

Ini Alasan Mengganti Kampas Rem Mobil Bekas Tidak Boleh Asal, Gaes!

Ini Alasan Mengganti Kampas Rem Mobil Bekas Tidak Boleh Asal, Gaes!

Autonews –Ternyata mengganti kampas rem pada mobil bekas yang kalian andalkan tidak boleh dilakukan sembarangan, guys.

Ya, seiring penggunaan, secara perlahan kampas rem cakram akan mengalami aus dan menjadi lebih tipis.

Jika sudah rusak, diperlukan penggantian kampas rem lama dengan yang baru.

Ternyata, pemasangan kampas rem yang baru tidak bisa dilakukan secara sembarangan.

“Ada langkah-langkah yang perlu diikuti saat memasang kampas rem cakram,” ujar Davin.

Davin dari bengkel Elika Automotive Performance yang berada di Bursa Otomotif Sunter (BOS), Jakarta Utara.

“Ketika memasang kampas rem yang tidak berkualitas, dampaknya bisa menyebabkan pengereman menjadi tidak optimal,” jelasnya.

Misalnya ketika memasang kampas rem cakram, bagian kaliper tidak dibersihkan dari debu yang menempel.

Kotoran debu ini dapat mengganggu fungsi kampas rem yang baru dipasang.

Dari cakram rem yang kotor dan tidak dibersihkan terlebih dahulu juga bisa.

Akibatnya, kampas rem tidak akan kembali ke posisi semula ketika rem tidak digunakan.

Ini menyebabkan putaran roda terkunci, sehingga pengereman dapat berfungsi secara maksimal.

“Lebih baik jika seluruh komponen rem dibersihkan saat memasang kampas rem baru agar menghindari kendala yang muncul,” ujar Service Advisor bengkel resmi Auto2000, Cilandak, Jakarta Selatan, Suparma.

Juga penting untuk memastikan jenis rem yang digunakan sama.

Jangan sampai hanya karena mengganti kampas rem cakram menyebabkan sistem pengereman menjadi tidak optimal.

Nah, itulah mengapa mengganti kampas rem cakram pada mobil bekas tidak boleh dilakukan sembarangan, teman-teman.

Bagikan Artikel

Berita Terkait