Berita Terbaru

Indosat (ISAT) Berharap Lelang Frekuensi 1,4 GHz Transparan

Indosat (ISAT) Berharap Lelang Frekuensi 1,4 GHz Transparan

10drama.com –, JAKARTA — PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk. (Indosat atau IOH) menyampaikan dukungan terhadap proses penawaran spektrum frekuensi 1,4 GHz yang diadakan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Direktur dan Wakil Direktur BisnisIndosat, Muhammad Buldansyah, menekankan bahwa ketersediaan koneksi yang stabil menjadi dasar pokok dalam memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia di era digital.

“Sejalan dengan tujuan kami dalam memperkuat Indonesia, Indosat terus mendukung kebijakan dan inisiatif pemerintah untuk mempercepat transformasi digital nasional,” ujar Buldansyah kepada10drama.com –, Kamis (7/8/2025).

Buldansyah menambahkan, tindakan ini diambil guna memastikan kontribusi Indosat tetap memberikan manfaat positif bagi masyarakat, sektor industri, serta perkembangan ekosistem digital nasional, sesuai dengan visi jangka panjang perusahaan.

Ia menilai ketersediaan frekuensi ini mampu meningkatkan kualitas layanan internet di Indonesia, sehingga bisa bersaing secara regional. Selain itu, tambahnya, Indosat juga mengajukan agar proses lelang dilakukan dengan transparan, adil, dan berkelanjutan.

“Membawa manfaat terbesar bagi masyarakat serta berkontribusi dalam menjaga kelangsungan industri telekomunikasi yang sehat dan kompetitif,” ujarnya.

Namun demikian, sampai saat ini Indosat belum mengumumkan secara resmi apakah akan bergabung dalam lelang frekuensi tersebut.

Kepala Badan Infrastruktur Digital Komdigi, Wayan Toni Supriyanto, sebelumnya menyampaikan bahwa proses pemilihan pengguna pita frekuensi 1,4 GHz saat ini masih dalam tahap pengumuman hingga 11 Agustus 2025.

Selama masa ini, operator dapat mempersiapkan berbagai dokumen administratif dan teknis yang diperlukan dalam mengikuti proses seleksi.

“Setelah tanggal 11, dokumen lelang bisa diunduh. Dari sana baru diketahui jumlah peminatnya,” kata Wayan.

Seleksi ini telah dibuka sejak 28 Juli 2025 untuk layanan broadband wireless access (BWA). Jadwal pengambilan akun sistem e-Auction akan dilaksanakan pada 11–13 Agustus 2025 pukul 09.00–15.00 WIB di Gedung Sapta Pesona, Lantai 8, Jakarta Pusat.

Setelah mendapatkan akun, peserta dapat mengunduh dokumen seleksi secara online mulai Senin, 11 Agustus 2025 pukul 09.00 WIB hingga Rabu, 20 Agustus 2025 pukul 15.00 WIB.

Objek pemilihan mencakup tiga wilayah regional, masing-masing terdiri dari satu blok pita frekuensi selebar 80 MHz dalam kisaran 1432 MHz dengan mode duplexing pembagian waktu (TDD). Izin penggunaan pita frekuensi radio (IPFR) akan berlaku selama 10 tahun.

Peserta seleksi adalah penyelenggara telekomunikasi yang memiliki izin usaha sesuai dengan klasifikasi lapangan usaha Indonesia (KBLI), termasuk jaringan tetap berbasis serat optik, jaringan lokal tetap menggunakan media nonkabel (BWA), serta penyelenggara layanan internet (ISP).

Selain memenuhi persyaratan administratif dan teknis, peserta juga tidak boleh dalam kondisi hukum yang bermasalah seperti kebangkrutan atau penutupan usaha berdasarkan putusan pengadilan, serta tidak memiliki hubungan keterkaitan dengan peserta lainnya.

Selain itu, dokumen permohonan untuk mengikuti seleksi terdiri dari formulir pendaftaran, jaminan partisipasi (bid bond), serta proposal teknis.

Rencana proposal harus mencakup rencana pelayanan internet nirkabel kepada jumlah rumah tangga tertentu dengan kecepatan minimal 100 Mbps menggunakan pita frekuensi 1,4 GHz dalam jangka lima tahun, sesuai target minimum di setiap wilayah yang tercantum dalam dokumen seleksi.

Bagikan Artikel

Berita Terkait