Berita Terbaru

Elon Musk Dilaporkan Mundur Sebagai CEO, Respons Resmi Tesla

Elon Musk Dilaporkan Mundur Sebagai CEO, Respons Resmi Tesla

TechnoNews.CO.ID, JAKARTA – Ketua Dewan Direktur Tesla, Robyn Denholm menyangkal laporan dari Wall Street Journal (WSJ) yang menyebutkan para anggota dewan direktor sudah berkomunikasi dengan perusahaan pencari eksekutif guna mencari calon penerus bagi CEO Elon Musk.

The Journal melaporkan pada hari Rabu (30/4/2025) bahwa para direktur dewan Tesla telah menghubungi beberapa perusahaan penyalin kepemimpinan sekitar satu bulan yang lalu dalam upaya mencari pemimpin baru bagi perusahaannya, seperti dikatakan oleh sumber-sumber yang memiliki informasi tentang pembicaraan tersebut.

Denhelm, Jumat (1/5/2025), menyampaikan kepada X bahwa laporannya tersebut “benar-benar tidak akurat”, serta menyebutkan bahwa dewan pengembangan kendaraan listrik percaya sepenuhnya pada kebolehan Musk dalam “melanjuti strategi ekspansi yang mempesona di waktu akan datang.” Sementara itu, Musk sendiri merespons terhadap X dengan menggambarkan artikel tersebut sebagai “laporan yang disengajai keliru”.

Musk menyebutkan minggu lalu bahwa dia berencana mengurangi waktu yang diinvestasikan dalam pemerintahan Trump dan memfokuskan lebih banyak usaha pada pengelolaan Tesla.

Kegiatan Musk di Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE), di mana dia mengarahkan usaha pengurangan posisi dalam layanan federal, merupakan salah satu bagian tersulit dari presidensinya yang dipimpin oleh Trump. Selain itu, lamanya waktu yang diberikan Musk di luar Tesla juga semakin membuat investor khawatir seiring dengan perlambatan penjualan model mobil listrik mereka yang sudah ada.

Partisipasinya dalam aktivitas politik garis kanan di Eropa pun menimbulkan protes terhadap Musk dan perusahaannya beserta tindakan vandalisme yang dilancarkan ke galeri display dan station isi ulang baterai di seantero Amerika Serikat dan Benua Biru.

“Anggota dewan berkumpul dengan Musk dan menanyakan agar dia menyatakan secara jujur bahwa dirinya akan berinvestasi lebih banyak waktunya di Tesla,” demikian dilaporkan oleh WSJ.

Tetapi belum tentu bahwa Musk — yang merupakan bagian dari dewan direksi — menyadari perancangan skema suksesi ini, atau apakah komitmennya untuk berinvestasi lebih banyak waktu di Tesla sudah mempengaruhi usaha tersebut, demikian lanjutan laporannya.

Tesla sedang berada pada posisi penting. Menghadapi kompetisi global yang semakin ketat, Musk telah mentransformasikan komitmennya dari menciptakan platfom kendaraan listrik (EV) yang terjangkau menjadi merilis layanan taksiran otonom dan humanoid robots. Hal ini menunjukkan arah masa depan Tesla sebagai pemain utama dalam teknologi kecerdasan buatan (AI) dan robtika, daripada hanya sebagai pembuat mobil.

Mayoritas penilaian perusahaan ini bergantung pada visi itu, dan sejumlah investor percaya bahwa Trump dapat mempercepat terwujudnya tujuan tersebut. Minggu kemarin, regulasi federal dirileksir untuk pengujian mobil otomatis, hal ini menaikkan nilai saham Tesla.

Beberapa direksi Tesla, seperti co-founder JB Straubel, sudah menghadap para pemegang saham utama guna memastikan mereka bahwa bisnis tersebut dikendalikan oleh orang-orang yang tepat, demikian laporan WSJ.

Aktivis investor sudah sering kali menyebutkan bahwa dewan direksi Tesla kurang otonom dan tidak mampu mengawasi Musk dengan efektif.

Denhelm, yang secara langsung ditunjuk oleh Musk bersama dengan paket kompensasinya yang menimbulkan polemik, turut mendapat sorotan karena skema pembayarannya serta ada keraguan mengenai dampaknya pada kemampuannya dalam melakukan supervisi terhadap Tesla dan Musk.

Denholm sudah membantah tudingan itu dan pihaknya menyebut upahnya wajar. Di bulan Maret, Denholm melepas kira-kira 33,7 juta dolar AS saham dari perusahaan produsen mobil listrik tersebut, sesuai dengan dokumen yang diserahkan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa.

Delapan anggota dewan direksi Tesla, termasuk saudara kandung Elon Musk yaitu Kimball Musk serta James Murdoch anak dari pemimpin industri media Rupert Murdoch, sudah mengusulkan penambahan direktur yang tidak terikat oleh konflik kepentingan lainnya. Demikian dilaporkan.

Bagikan Artikel

Berita Terkait