Eceng Gondok Menutupi Situ Gunung Putri, Apa Dampaknya?
10drama.com –, Jakarta – Tanaman eceng gondokmenyembunyikan Danau Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Seperti dikutip dariAntara, 19 Juli 2025, eceng gondok yang menutupi permukaan danau menyebabkan penyempitan air dan menjadi salah satu faktor penyebab banjir di daerah tersebut saat hujan lebat.
Dilansir dari Greeneration Foundation, eceng gondok adalah tanaman air asal Brasil yang tumbuh di waduk, danau, kolam, rawa, dan sungai. Tanaman dengan nama ilmiah Eichornia crassipes ini memiliki batang yang panjangnya melebihi 50 sentimeter. Daun tunggalnya memiliki permukaan hijau yang halus.
Tanaman airtanaman ini berkembang biak dengan cepat dan mampu beradaptasi dengan baik terhadap berbagai kondisi lingkungan. Oleh karena itu, tumbuhan tersebut dianggap sebagai gulma yang merusak ekosistem sekitarnya.
Dampak Eceng Gondok
Eceng gondok adalah tanaman yang termasuk invasif dan berpotensi merusak ekosistem karena kehadirannya mengurangi jumlah serta keragaman hayati spesies lain. Penyebaran tanaman ini terjadi karena eceng gondok memerlukan pasokan oksigen yang sangat tinggi dari air untuk proses penguapan. Tanaman ini menyerap banyak oksigen dan menyebabkan penurunan kadar oksigen di dalam air yang dibutuhkan oleh ikan. Akibatnya, banyak ikan mati akibat kekurangan oksigen.
Selain itu, eceng gondok juga menghalangi cahaya matahari masuk ke dalam air, sehingga menyulitkan proses reproduksi ikan serta merusak lingkungan hidup mereka. Tidak hanya eceng gondok yang masih hidup, namun eceng gondok yang telah mati juga berkontribusi pada pendangkalan sungai dan meningkatkan potensi terjadinya banjir.
Dilansir dari Myfwc.com, eceng gondok menghalangi alur air dan membatasi perahu berlayar, kegiatan rekreasi, pengendalian banjir, serta pemanfaatan satwa liar. Selain itu, satu hektar eceng gondok mampu menyerap 500 ton bahan organik yang terurai di dasar saluran air dalam setahun. Eceng gondok juga menciptakan kondisi yang cocok untuk perkembangan nyamuk.
Meskipun berpotensi membahayakan ekosistem alami, eceng gondok memiliki manfaat yang bisa dimanfaatkan. Dilansir dariIasgyan.in, berikut beberapa manfaat eceng gondok.
- Pupuk alami: Tanaman ini digunakan dalam berbagai metode pertanian organik karena kemampuannya memperbaiki kualitas tanah.
- Nilai Artistik: Bunga ungu yang menawan dijual berkat keindahannya.
- Pemanfaatan Ekonomi: Batang eceng gondok mengandung banyak serat. Bahan ini bisa diolah menjadi tas tangan, keranjang, alas meja, serta hiasan interior.
- Fotoremediasi: Eceng gondok mampu menangkap dan menghilangkan bahan-bahan berbahaya, termasuk racun dan logam berat, dari air.
Selain itu, eceng gondok juga berfungsi sebagai indikatorpencemaran sungai. Selain menyerap oksigen, tumbuhan ini juga mampu menyerap banyak fosfor dan nitrogen dari air yang tercemar oleh limbah beracun.
Eceng gondok memiliki kandungan nutrisi yang tinggi dan bermanfaat sebagai pakan ternak serta pupuk. Eceng gondok juga berfungsi sebagai sumber energi alami yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan bioenergi. Eceng gondok diolah menjadi biogas karena mengandung hemiselulosa dan selulosa dalam jumlah yang cukup besar, yaitu masing-masing sekitar 43 dan 17 persen.
