Dua Anoa Dikerahkan untuk Amankan Kejagung
10drama.com, JAKARTA — Dua kendaraan tempur (ranpur) Anoa 6×6 berada di area parkir Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan, pada Selasa (5/8/2025). Penempatan kendaraan militer TNI bertujuan untuk memperkuat pengamanan di Kejagung.
Pantauan 10drama.com –Di lokasi, dua kendaraan lapis baja tersebut sudah terparkir sejak sekitar pukul 09.00 WIB. Meskipun demikian, belum diketahui secara pasti kapan tepatnya kendaraan itu tiba. Sampai pukul 14.24 WIB, kedua kendaraan tersebut masih berada di posisi awal dan belum menunjukkan tanda-tanda akan bergerak.
Menariknya, dua ekor Anoa tidak diparkir berdampingan, melainkan terpisah. Satu unit menghadap ke arah gedung utama Kejagung. Sementara yang lain berada di samping dan membelakangi bangunan, meskipun masih berada dalam area parkir yang sama.
Saat ditanya mengenai hal tersebut, Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna menjelaskan bahwa penempatan ranpur tersebut bertujuan untuk melindungi sekretariat Tim Gabungan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di kompleks Korps Adhyaksa Jakarta. “Ini merupakan pengamanan terhadap sekretariat Tim PKH,” ujar Anang saat dihubungi oleh awak media di Jakarta, Selasa (5/8/2025).
Dukungan pengamanan personel TNI AD terhadap Kejaksaan Agung RI diatur dalam Surat Kesepahaman Nomor NK/6/IV/2023/TNI yang ditandatangani pada 6 April 2023. Pelaksanaan kerja sama antara kedua instansi berdasarkan peraturan hukum yang berlaku.
Berdasarkan hal tersebut, Anang menjelaskan, terdapat unsur TNI AD yang juga berkedudukan di Kejagung. “Di mana di dalamnya terdapat unsur TNI, secara kebetulan kantornya berada di Kejagung,” ujarnya.
Anoa 6×6 adalah kendaraan lapis baja tempur (APC) hasil produksi dalam negeri yang dibuat oleh PT Pindad. Dengan desain roda 6×6, kendaraan lapis baja ini mampu melewati berbagai jenis medan yang sulit.
Anoa memiliki lapisan baja yang mampu melindungi kru dan pasukan dari tembakan senjata ringan serta puing ledakan. Kendaraan ini biasanya mengangkut dua orang awak dan hingga sepuluh anggota pasukan bersenjata lengkap di dalamnya.
