Berita Terbaru

Cara Menggunakan Google Gemini AI untuk Mengedit Foto Keluarga, Miniatur, dan Polaroid

Cara Menggunakan Google Gemini AI untuk Mengedit Foto Keluarga, Miniatur, dan Polaroid

Lintaskriminal.co.id –– Kemajuan teknologi Google Gemini AI memungkinkan pengguna untuk mengedit gambar dengan berbagai konsep.

Baru-baru ini, pengguna ramai memanfaatkan teknologi ini untuk mengedit foto mereka menjadi bentuk miniatur, foto keluarga hingga gaya polaroid.

Lantas bagiamana sih caranya?

Cara menggunakan Google Gemini AI untuk mengedit foto keluarga, mulai dari ukuran kecil hingga bentuk polaroid adalah dengan memasukkan prompt yang sesuai.

Petunjuk merupakan perintah, pertanyaan, atau masukan yang diberikan kepada sistem kecerdasan buatan (AI) agar menghasilkan jawaban tertentu.

Oke, berikut cara sederhananya:

  • Buka halaman Google Gemini menggunakan peramban web.
  • Ketuk ikon “+” untuk memulai pembuatan.
  • Pilih gambar yang ingin kamu ubah menjadi ukuran kecil.
  • Ketikkan prompt, lalu tekan Enter.

Lalu bagaimana bentuk promptnya untuk Google Gemini AI dalam mengedit foto keluarga, miniatur, dan polaroid?

Berikut ini adalah petunjuk Google Gemini AI untuk mengedit foto keluarga:

  1. Buat sebuah patung miniatur skala 1/18 dari keluarga dalam foto, dengan gaya sangat realistis seolah ditempatkan di lingkungan nyata. Letakkan figurin tersebut di meja kerja dengan dasar akrilik transparan, tanpa tulisan apa pun. Di layar komputer, tampilkan proses pemodelan 3D di ZBrush, dan letakkan bingkai foto di samping monitor yang menunjukkan foto keluarga asli.
  2. Buat skultur miniatur ukuran 1:15 dari keluarga dalam foto, dengan gaya sangat realistis seolah ditempatkan di lingkungan nyata. Letakkan figurin di meja kerja dengan dasar akrilik transparan, tanpa tulisan apa pun. Di layar komputer, tampilkan proses pemodelan 3D di ZBrush, dan letakkan bingkai foto di samping monitor yang menunjukkan gambar keluarga asli.
  • Prompt Google Gemini AI untuk Mengedit Foto Miniatur
  1. Buatkan tokoh dalam foto ini menjadi mainan action figure yang harus dikemas. Mainan action figure ini dilengkapi dengan aksesori. Kotak kemasannya harus memiliki latar belakang berwarna dengan desain sederhana. Di bagian atas kotak kemasan, tambahkan teks ‘Ambar’.
  2. Ubah foto ini menjadi karakter figur. Di belakangnya, letakkan kotak dengan gambar karakter yang dicetak di atasnya, serta komputer yang menampilkan proses pemodelan Blender di layarnya. Di depan kotak, tambahkan dasar plastik bulat dengan figur karakter berdiri di atasnya. Buat bahan PVC terlihat jernih, dan atur adegan di dalam ruangan jika memungkinkan.
  3. Buat gambar miniatur yang sangat detail dengan rasio 3:4, realistis, seorang pria duduk di dalam kotak kaca besar dengan dasar berwarna hitam yang elegan. Di dekat kotak kaca tersebut terdapat bungkus rokok, korek api, cangkir kopi, dan ponsel dengan latar layar yang sama seperti pria tersebut. Di belakangnya terdapat monitor komputer yang menampilkan desain 3D pria tersebut dalam tampilan kawat (wireframe) menggunakan aplikasi pemodelan 3D seperti Blender. Di sebelah kanan monitor, terlihat kotak kemasan model plastik dengan gambar yang sama dan tulisan ‘Your Name’ serta tulisan Jepang.
  4. Gunakan model tersebut untuk membuat figurin skala 1/7 yang dikomersialkan dari karakter-karakter dalam gambar, dengan gaya realistis di lingkungan nyata. Figurin ditempatkan di meja komputer. Figurin memiliki dasar berbentuk bulat dari akrilik transparan, tanpa tulisan pada dasar tersebut. Konten di layar komputer menampilkan proses pemodelan Zbrush dari figurin ini. Di samping layar komputer terdapat kotak kemasan mainan dengan gaya BANDAl yang dicetak dengan ilustrasi asli. Kemasan ini menampilkan ilustrasi dua dimensi.
  5. Gunakan model nano-banana untuk membuat figur 1/7 skala yang dikomersialkan dari karakter dalam ilustrasi, dengan gaya realistis dan lingkungan. Letakkan figur tersebut di meja komputer, menggunakan dasar akrilik transparan bulat tanpa tulisan. Pada layar komputer, tampilkan proses pemodelan Blender dari figur tersebut. Di samping layar komputer, letakkan kotak kemasan mainan berupa kotak kemasan mainan (TAKARA-TOMY) yang dicetak dengan seni asli.
  • Prompt Google Gemini AI untuk Mengedit Foto Polaroid

Berikut ini adalah instruksi Google Gemini AI untuk mengedit foto polaroid:

  1. Foto perempuan adalah foto saya. Buatlah gambar Polaroid dengan efek buram, cahaya kilat di ruangan gelap, latar tirai putih, pria itu menyentuh kepalaku.
  2. Foto perempuan adalah foto saya. Buatkan gambar Polaroid dengan latar tirai putih, efek blur, cahaya lampu kilat, lelaki itu memeluk saya.
  3. Foto perempuan adalah foto saya. Buatkan gambar Polaroid dengan efek blur, cahaya kilat dari lampu ruangan gelap, latar belakang tirai putih, pria/perempuan itu memegang tangan saya.
  4. Foto perempuan adalah foto saya. Buatkan gambar Polaroid dengan efek blur, cahaya kilat, latar tirai putih, pria dan wanita saling berjabat tangan.
  5. Foto perempuan adalah foto saya. Buatkan gambar Polaroid dengan latar tirai putih, efek blur, cahaya lampu kilat, kepala saya bersandar pada lelaki, ekspresi keduanya datar.
  6. Foto perempuan adalah foto saya. Buatkan gambar Polaroid dengan latar tirai putih, efek blur, cahaya lampu kilat, saya dan lelaki saling memandang dengan senyum bahagia.
  7. Foto perempuan adalah foto saya. Buatkan gambar Polaroid dengan latar tirai putih, efek blur, cahaya kilat, saya tersenyum di depan kamera, lelaki di belakang dengan tangan membentuk bentuk hati.
  8. Foto perempuan adalah foto saya. Buatkan gambar Polaroid dengan latar tirai putih, efek blur, cahaya kilat, pria dan wanita saling memeluk pinggang sambil tersenyum ke kamera, perempuan memegang bunga mawar putih.
  9. Buatlah gambar yang diambil dengan kamera Polaroid. Foto tersebut harus tampak seperti foto biasa, tanpa adanya subjek atau benda yang jelas terlihat. Foto tersebut perlu memiliki sedikit efek blur dan sumber cahaya yang merata, seperti lampu kilat dari ruangan gelap, yang menyebar keseluruh foto. Jangan mengubah wajah. Ganti latar belakang di belakang dua orang tersebut dengan tirai putih. Dengan cowo itu menyentuh kepalaku.
  10. Buatlah sebuah gambar yang diambil dengan kamera polaroid. Foto tersebut harus terlihat seperti foto biasa. Tidak ada subjek atau benda yang jelas. Foto tersebut harus memiliki efek sedikit kabur dan sumber cahaya yang merata, seperti lampu kilat dari ruangan gelap, yang menyebar di seluruh foto. Jangan mengubah wajah. Ganti latar belakang di belakang kedua orang tersebut dengan tirai putih. Dengan pria yang menyentuh kepala saya.
  11. Foto ini merupakan foto berukuran menengah-tinggi yang realistis dan alami, dengan tinggi mata yang diambil menggunakan iPhone terbaru, dilengkapi dengan pencahayaan hangat alami dan kualitas HD yang jernih. Tidak ada filter atau aksesori tambahan yang digunakan. Bayangan, tekstur kulit, dan warna terlihat realistis tanpa kesan dipolitisasi, menghasilkan gambar yang sangat alami dan tidak tampak seperti hasil karya seni AI. Pasangan kekasih sedang berfoto.
  12. Buatlah foto yang diambil menggunakan kamera polaroid. Foto tersebut seharusnya terlihat seperti foto biasa, tanpa adanya subjek atau properti yang jelas. Foto harus memiliki sedikit efek blur dan sumber cahaya yang merata, seperti lampu kilat dari ruangan gelap, yang menyebar keseluruh bagian foto. Jangan mengubah wajah perempuan tersebut. Ganti latar belakang di belakang kedua orang tersebut dengan tirai putih. Pria itu sedang menyentuh kepala perempuan. Buat terlihat romantis namun tidak kaku, seperti pasangan pada umumnya.
  13. Buatlah gambar yang diambil dengan kamera Polaroid. Foto tersebut harus tampak seperti foto biasa, tanpa adanya subjek atau benda yang jelas terlihat. Foto tersebut perlu memiliki sedikit efek blur dan sumber cahaya yang merata, seperti lampu kilat dari ruangan gelap, yang menyebar di seluruh gambar. Jangan mengubah wajah. Ganti latar belakang di belakang dua orang tersebut dengan tirai putih. Dengan cowo itu menyentuh kepalaku.
  14. Buatlah gambar yang diambil dengan kamera Polaroid. Foto tersebut seharusnya terlihat seperti foto biasa, tanpa adanya subjek atau properti yang jelas. Foto tersebut harus memiliki sedikit efek blur dan sumber cahaya yang merata, seperti lampu kilat dari ruangan gelap, yang menyebar di seluruh foto. Jangan mengubah wajah. Ganti latar belakang di belakang kedua orang tersebut dengan tirai putih. Dengan cowo itu menyentuh kepala saya.
  15. Hasilkan gambar menggunakan kamera Polaroid. Tidak ada objek atau alat yang jelas. Harus terlihat seperti foto spontan yang diambil secara tidak sengaja. Foto tersebut harus memiliki sedikit goyangan (motion blur) dan cahaya yang merata dari flash kamera di tempat gelap. Jangan ubah wajahnya. Ganti latar belakang di belakang dua orang tersebut dengan tirai berwarna putih.
  16. Buatlah gambar yang diambil dengan kamera Polaroid. Foto tersebut harus terlihat seperti foto biasa, tanpa objek atau aksesori yang jelas. Foto tersebut harus memiliki sedikit efek blur dan sumber cahaya yang merata, seperti lampu kilat dari ruangan gelap, yang menyebar di seluruh foto. Jangan mengubah wajah. Ganti latar belakang di belakang dua orang tersebut dengan tirai putih. Dengan cewek itu bersandar di bahu cowoknya.
  17. Ambil foto selfi iPhone yang sangat biasa dan tidak menarik, tanpa subjek jelas atau komposisi yang baik—hanya potret cepat yang diambil secara tidak sengaja. Foto ini memiliki sedikit blur gerak dan pencahayaan yang tidak merata dari lampu jalan atau lampu dalam ruangan, menyebabkan kelebihan paparan di beberapa area. Sudut pengambilan foto tidak nyaman dan komposisinya berantakan, memberikan kesan foto yang sengaja biasa saja, seolah diambil dengan tidak sengaja saat mengeluarkan ponsel dari saku. Tokoh utamanya adalah [wajah saya], dan CHA EUN WOO berdiri di sampingnya, keduanya terjebak dalam momen santai dan tidak sempurna. Latar belakang menunjukkan Paris yang ramai pada malam hari, dengan lampu neon, lalu lintas, dan gambar-gambar kabur orang-orang yang lewat. Keseluruhan tampilannya sengaja sederhana dan acak, menangkap nuansa asli dari foto selfi iPhone yang tidak terkomposisi dengan baik dan spontan.
  18. Ambil foto selfi iPhone yang sangat biasa dan tidak menarik, tanpa subjek jelas atau komposisi yang baik—hanya potret instan yang tidak sengaja diambil. Foto ini memiliki sedikit blur gerak dan pencahayaan yang tidak merata dari lampu jalan atau lampu dalam ruangan, menyebabkan kelebihan paparan di beberapa area. Sudutnya tidak nyaman dan framingnya berantakan, memberikan kesan foto yang sengaja biasa saja, seolah diambil dengan tidak sengaja saat mengeluarkan ponsel dari saku. Tokoh utamanya adalah [wajah orang yang diunggah], dan (IDOLA) berdiri di sisinya, keduanya terjebak dalam momen santai dan tidak sempurna. Latar belakang menunjukkan jalan Los Angeles yang ramai di malam hari, dengan lampu neon, lalu lintas, dan figuryang kabur melewati. Keseluruhan tampilan sengaja sederhana dan acak, menangkap nuansa asli dari foto selfi iPhone yang tidak terkomposisi dengan baik dan spontan.
  • Prompt Google Gemini AI untuk Mengedit Foto di Lift

  1. Foto tersebut diubah menjadi suasana santai di dalam lift yang memiliki desain modern dengan dinding logam yang mengkilap. Ia berpakaian utuh dalam warna hitam: jas yang longgar dan celana panjang. Menggunakan kacamata hitam dan memegang cangkir kopi bawaan. Gaya yang mewah namun sedikit kasar.
  • Permintaan Google Gemini AI untuk Mengedit Foto Kecil Motor dan Mobil

  1. Buat figurin sepeda motor skala 1/7 yang realistis berdasarkan gambar. Letakkan di meja komputer dengan dasar akrilik transparan, tanpa teks. Di layar tampilkan proses pemodelan ZBrush dari figurin tersebut, dan tambahkan kotak kemasan mainan gaya Bandai dengan ilustrasi asli di samping monitor.
  2. Sebuah meja kerja dengan suasana yang sangat realistis di dalam ruangan. Pada permukaan meja terdapat miniatur motor PCX yang sangat rinci dan tampak nyata. Di belakangnya terdapat layar komputer besar yang menampilkan perangkat lunak 3D modeling dengan objek motor yang sama sedang dalam proses desain. Di samping layar tersebut terdapat kotak mainan (model kit) yang memiliki gambar motor tersebut serta tulisan 2025 khas Bandai dalam bahasa Jepang. Pencahayaan alami, fokus utama pada miniatur motor yang berada di atas meja.
  3. Buatkan figurin mobil skala 1/18 yang dikomersialkan, dalam gaya realistis, di lingkungan nyata. Figurin ditempatkan di meja komputer. Figurin memiliki dasar akrilik transparan, tanpa tulisan pada dasar tersebut. Konten di layar komputer menampilkan proses pemodelan ZBrush dari figurin tersebut. Di samping layar komputer terdapat kotak kemasan mainan dengan gaya TAMIYA yang dicetak dengan ilustrasi asli.

(Tribun Network / Lintaskriminal.co.id -)

Bagikan Artikel

Berita Terkait