BYD M6 Capai 10 Ribu Unit dalam Setahun: Mobil Listrik Keluarga yang Jadi Idola Pasar Indonesia
PR Jepara
– Pasar mobil listrik Tanah Air makin seru. Setelah setahun meluncur, BYD M6, kendaraan listrik tujuh penumpang bergaya Multi Purpose Electric Vehicle (MPEV), sukses mencatatkan penjualan lebih dari 10.100 unit di Indonesia. Angka yang cukup impresif untuk pemain baru.
“Capaian ini sangat luar biasa untuk tahun pertama BYD M6 di Indonesia,” ujar Eagle Zhao, President Director PT BYD Motor Indonesia dalam keterangan resmi, Senin (16/6).
Diluncurkan di GIIAS, Langsung Dilirik Pasar
Debut M6 pertama kali terjadi di ajang GIIAS Juli 2024, dan sejak awal sudah jadi bahan perbincangan. Desainnya yang fungsional, kabin luas, dan statusnya sebagai mobil listrik murni langsung bikin konsumen penasaran.
Maklum, masyarakat Indonesia punya preferensi kuat terhadap mobil berkapasitas tujuh penumpang. Dan M6 menjawab kebutuhan itu—luas, efisien, dan ramah lingkungan.
Dimensi Gede, Tenaga Nendang
Secara ukuran, BYD M6 hadir dengan bodi bongsor: panjang 4.710 mm, lebar 1.810 mm, tinggi 1.690 mm, dan wheelbase 2.800 mm. Cocok banget buat keluarga yang butuh ruang lega, entah untuk orang atau barang.
Untuk dapur pacu, M6 dibekali motor listrik tunggal (FWD) dengan tenaga 150 kW (201 hp) dan torsi 310 Nm. Akselerasi 0–100 km/jam bisa dicapai dalam waktu sekitar 8,5 detik, cukup untuk ukuran mobil keluarga. Kecepatan maksimumnya tembus 180 km/jam—bukan kaleng-kaleng.
Baterai Blade, Jarak Tempuh Oke
Mobil ini ditenagai Blade Battery berkapasitas 71,8 kWh (LFP)—teknologi andalan BYD—yang mampu menjangkau hingga 530 km (standar NEDC). Ini menjadikan M6 salah satu MPEV listrik paling tangguh dari sisi efisiensi jarak.
Sebagai bentuk apresiasi atas antusiasme pasar, BYD menggelar perayaan setahun BYD M6 dengan konsep ngumpul bareng di alam terbuka. Acara ini digelar di Lido Music & Art, Sukabumi pada 14–15 Juni 2025.
Lebih dari 100 unit mobil BYD hadir dalam kegiatan ini—termasuk M6, Seal, Sealion 7, Dolphin, hingga Atto 3. Dengan latar pemandangan Gunung Salak, acara makin syahdu dan penuh keakraban.
Selain pamer mobil dan ngobrol bareng komunitas, peserta juga diajak seru-seruan di alam: mulai dari outbound, mini zoo, camping, sampai nonton bareng. Semua dilakukan untuk membangun rasa kekeluargaan di antara para pengguna.
Lebih dari sekadar angka penjualan, strategi BYD untuk mengajak komunitas dan membangun ikatan emosional dengan konsumen menunjukkan pendekatan jangka panjang. Mereka tidak sekadar menjual mobil, tapi juga lifestyle dan pengalaman baru berkendara yang berkelanjutan.
Dengan hasil tahun pertama yang kuat, BYD M6 berpotensi jadi pionir mobil keluarga listrik masa depan. Kalau tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin M6 akan jadi ‘Avanza-nya’ era mobil listrik. ***
