Berita Terbaru

Bertahan, Penjualan Nasional Turun 9 Persen, Toyota di 5%

Bertahan, Penjualan Nasional Turun 9 Persen, Toyota di 5%

Tetap bertahan, total penjualan nasional turun 9 persen, Toyota mencatatkan penurunan sebesar 5%

Tetap bertahan, Total Penjualan Nasional Turun 9 Persen, Toyota Berada di Angka 5%

PT Toyota Astra Motor (TAM) tetap bertahan meskipun penjualan mobil di tingkat nasional mengalami penurunan. TAM mengalami penurunan sebesar 5%

Autonews -/ News

Hendra 11 Juli, pukul 07.27 11 Juli, pukul 07.27 Autonews -PT Toyota Astra Motor (TAM) tetap stabil di tengah penurunan penjualan mobil secara nasional.

Di semester pertama tahun 2025 ini, Toyota masih mampu mempertahankan pangsa pasar sebesar 33%.

“Penjualan eceran kami sedikit mengalami penurunan sebesar 5% menjadi 123 ribu unit,” kata Jap Ernando Emily, Direktur Pemasaran TAM.

Menurut Ernando, pada semester pertama tahun 2025 pasar masih mengalami penurunan sekitar 9%, dengan total penjualan ritel mencapai 374.000 unit.

Pada semester kedua, pihaknya berharap pasar dapat berkembang lebih baik.

Menurut Ernando, terdapat beberapa momen yang diharapkan mampu meningkatkan minat belanja konsumen.

“Seperti pameran motor dan memasuki musim liburan akhir tahun,” katanya.

Ia menyampaikan bahwa dalam kondisi seperti ini, industri memerlukan inovasi positif yang diberikan oleh para pemangku kepentingan untuk membantu menghidupkan kembali pasar.

Sebelumnya dilaporkan oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), selama bulan Juni 2025, penjualan mobil baru secara grosir (distribusi dari pabrik ke dealer) hanya mencapai 57.760 unit.

 

Angka tersebut mengalami penurunan sekitar 4,7 persen dibandingkan pencapaian bulan Maret 2025, yang mencapai 60.612 unit.

Sementara itu, penjualan secara ritel (dari dealer ke konsumen) bulan lalu mencapai 61.647 unit, sedikit meningkat dibandingkan hasil pada Mei 2025 yang sebesar 61.307 unit.

Jika dijumlahkan, selama bulan Januari-Juni 2025 atau semester pertama tahun ini, penjualan eceran mencapai 374.740 unit, mengalami penurunan sebesar 8,6 persen dibandingkan pencapaian Januari-Juni 2024.

Sementara penjualan eceran pada periode Januari-Juni 2024 mencapai 410.020 unit.

Sementara itu, penjualan ritel pada bulan Januari hingga Juni 2024 mencapai 390.467 unit, mengalami penurunan sebesar 9,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu sebanyak 432.453 unit.

Berdasarkan pernyataan Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gaikindo, penurunan penjualan terjadi pada hampir semua merek.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa Gaikindo sebagai asosiasi belum mengubah target awal mereka.

“Belum tahu, nanti kita lihat apakah akan ada perubahan target tahunan,” katanya saat dihubungi Autonews, Kamis (10/7/2025).

Sebagai informasi, pada tahun ini Gaikindo memperkirakan penjualan mobil baru mencapai 900.000 unit.

Jika melihat total penjualan dari Januari hingga Juni 2025, tampaknya target tersebut cukup sulit untuk dicapai.

Situasi seperti pameran GIIAS 2025 dan liburan akhir tahun diharapkan mampu meningkatkan penjualan.

Copyright Autonews -2025

Related Article

Bagikan Artikel

Berita Terkait