Berita Terbaru

Banjir Melanda Tangerang Selatan Akibat Hujan Sore-Malam

Banjir Melanda Tangerang Selatan Akibat Hujan Sore-Malam

Autonews –, Tangerang SelatanHujanderas dari Senin sore hingga tengah malam, 7 Juni 2025, mengakibatkanbanjirDi berbagai lokasi di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan. Hujan dengan intensitas tinggi terjadi sepanjang akhir pekan, menyebabkan dampak banjir yang semakin parah akibat saluran air yang tidak memadai di kedua kota tersebut.

Di kawasan Kota Tangerang Selatan, banjir telah terjadi sejak sore hari dan berlangsung hingga malam hari akibat curah hujan yang terus mengguyur. Banjir yang parah terjadi khususnya di Jalan Aria Putra, Kecamatan Ciputat, sehingga menyebabkan jalan tersebut tidak dapat dilalui.

“Saya kira ini banjir terburuk karena sebelumnya (banjir) hanya melintas saja,” ujar Hilmi, seorang pengemudi yang ditemui di lokasi tersebut dan terkena dampak banjir, malam Senin.

Pekerja kurir tersebut juga menyampaikan kesulitan dalam mengantarkan barang sejak siang hari akibat banjir yang terjadi di berbagai lokasi di Tangerang Selatan. “Di depan Bakso Titoti Ciputat sudah tidak bisa dilewati, dan di Bintaro juga banyak titik yang tergenang. Saya tadi mencari jalan alternatif cukup lama,” katanya.

Hilmi menyebutkan banjir yang terus berlangsung memaksa dirinya untuk mengembalikan banyak barang kiriman ke gudang. “Jika dipaksakan, motorku akan rusak karena tidak bisa melewati jalan,” ujarnya.

Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan, Coki, menyebutkan bahwa banjir terjadi di paling sedikit 14 lokasi. “Sejak sore hari ini,” katanya.

Dari 14 titik tersebut, lokasi banjir yang juga menjadi perbincangan di media sosial adalah Perum Bintaro Indah, Jombang, Ciputat. Banjir yang mencapai ketinggian 1,1 meter di kompleks perumahan ini memengaruhi sekitar 200 kepala keluarga. Penyebabnya, curah hujan tinggi disertai meluapnya aliran Kali Serua.

Juga di Perumahan Bukit Nusa Indah, Kelurahan Serua Indah, Ciputat. Intensitas hujan yang disertai meluapnya aliran sungai dan saluran pembuangan menyebabkan banjir dengan aliran deras dan ketinggian mencapai hampir setengah meter. Data dari BPBD Tangsel menunjukkan sebanyak 180 kepala keluarga terdampak.

Beberapa tempat lainnya adalah Kampung Empang Sari RT 004/07, Ciputat, yang tergenang banjir hingga hampir setinggi satu meter, kemudian Kampung Masjid RT 005/03, Ciputat, yang terendam hingga 1,3 meter. Ratusan keluarga terkena dampak di masing-masing lokasi tersebut.

Juga menyebar di media sosial, banjir yang menutupi jalan di sekitar pusat perbelanjaan Bintaro Jaya Xchange menyebabkan kemacetan total di wilayah tersebut. Di sisi lain, longsor terjadi di talud Perumahan Puri Pamulang, RT 04 RW 09 Kelurahan Bambu Apus.

Coki mengakui BPBD bersama pihak terkait sedang bekerja sama dalam menangani dan membantu warga yang memerlukan evakuasi.

Banjir Kota Tangerang

Di Kota Tangerang, banjir dilaporkan terjadi di Kecamatan Pinang, khususnya di perumahan Blok K serta wilayah Kelurahan Kunciran. Banjir menyebabkan jalan terputus.

Warga setempat mengeluhkan kondisi saluran air yang buruk serta tidak adanya perawatan terhadap aliran sungai yang memperparah dampak banjir. “Baru kemarin terjadi banjir, setelah air surut, hujan kembali turun dan banjir terulang. Sangat menyedihkan bagi warga yang selalu cemas saat hujan,” ujar Anto, seorang warga sekitar, pada malam Senin.

Anto menyebutkan bahwa wilayah ini telah terkena banjir sejak beberapa tahun terakhir. Menurutnya, lokasi yang terendam air semakin meningkat, bukan malah menurun. Anto merasa kecewa dengan upaya Pemerintah Kota Tangrang yang terlihat tidak serius dalam mengatasi masalah banjir tersebut.

Tidak hanya di permukiman, bahkan di jalan utama semakin banyak titik genangan airnya. Pembangunan terus berlangsungdibanyakin tapi gapernah memikirkan dampak lingkungannya,” katanya.

Bagikan Artikel

Berita Terkait