Auto Shanghai 2025: Kecemerlangan JAECOO Luncurkan Sistem Hibrida Super Muktamar
Auto Shanghai 2025: Capaian Menakjubkan dari JAECOO dengan Sistem Hybrid Super Mereka
Auto Shanghai 2025: Capaian Menakjubkan dari JAECOO dengan Sistem Hibrid Super Maju
OMODA dan JAECOO memperkenalkan varian kendaraan listsrik perdana mereka, JAECOO J5 EV di pameran otomotif Auto Shanghai 2025.
technews/ Advertorial
Radityo Herdianto 2 Mei, pukul 11:10 WIB 2 Mei, pukul 11:10 WIB
technews
– Pameran Auto Shanghai 2025 menyaksikan edisi kedua OMODA dan JAECOO bertarung di bidang otomotif internasional.
Dengan tema “2 Years 2gether: Dari Benih ke Kecepatan”, OMODA dan JAECOO memperkenalkan varian model mobil listrik pertama mereka, yaitu JAECOO J5 EV di pameran Auto Shanghai tahun 2025.
Selanjutnya di acara OMODA Day, OMODA dan JAECOO menggarisbawahi bahwa OMODA merupakan merek yang menjadi
benchmark
dalam mobil
crossover
.
Identitas
crossover
diperlihatkan melalui penampilan OMODA C3 yang merupakan perdananya secara global dan juga OMODA C7 sebagai model terbarunya.
OMODA C3 merupakan SUV
crossover
Yang memperkenalkan gaya Energy Mecha futuristik yang dikemas dengan desain ekspresif full of sharp edges and an aggressive vibe.
Sementara OMODA C7 adalah
neo crossover
yang memenuhi kebutuhan gaya hidup generasi baru melalui penerapan teknologi Super Hybrid System (SHS).
Bukan hanya itu saja, JAECOO juga menegaskan hal tersebut sebagai
brand
Pemimpin dari SHS global yaitu J7 SHS saat ini telah bisa di pesan.
market
Indonesia.
Efesiensi dari OMODA C7 memungkinkan kendaraan untuk melaju sejauh 1.457 kilometer dengan sekali isi ulang bahan bakar serta mengisi daya baterainya penuh.
Sementara itu, berdasarkan uji coba yang dilaksanakan di Indonesia, J7 SHS mampu mencapai jarak 1.377 kilometer.

JAECOO J5 EV, OMODA C7, serta OMODA C3 mewakili permulaan zaman baru dalam hal pergerakan transportasi berbasis teknologi kendaraan yang tidak merusak lingkungan alias Kendaraan Energi Baru (KEB).
Ini disebabkan oleh pertumbuhan pasar NEV yang begitu cepat di seluruh dunia, terutama untuk merek seperti OMODA dan JAECOO yang diluncurkan secara internasional tahun 2023.
Shawn Xu, CEO OMODA dan JAECOO, menggarisbawahi bahwa di awal tahun 2025, penjualan kendaraan listrik neyakun meningkat sampai 370 persen, dengan lebih dari 50 persennya adalah jenis mobil yang menggunakan tenaga listrik.
Meski baru memulai ekspansinya ke pasaran Eropa di awal tahun 2024, OMODA & JAECOO telah mencapai tujuh negara seperti Spanyol, Italia, Polandia, dan Inggris dengan jumlah gerai melebihi 300.
showroom
dibuka selama 14 bulan dengan penjualan bulanan melebihi 10.000 unit.
Khususnya di Spanyol, OMODA dan JAECOO mendapatkan penghargaan dari Carwow karena prestasi luar biasa mereka dalam pasar baru ini.
Seiring dengan upaya untuk mencapai komitmennya terhadap kualitas, OMODA & JAECOO mengembangkan infrastruktur R&D dan produksi dalam negeri guna memastikan standar keselamatan global seperti halnya Euro NCAP bintang lima.
Capaian itu terutama disebabkan oleh teknologi SHS yang merupakan kekuatan utama dari OMODA dan JAECOO.
Secara umum, SHS adalah teknologi kendaraan listrik plug-in hybrid (PHEV) yang dilengkapi dengan mesin campuran generasi kelima dari sistem pembakaran internal terintegrasi dengan transmisi khusus hybrid (DHT).
Powertrain
SHS akan beroperasi dengan cara berseri atau serentak tergantung pada situasi jalanan dan keperluan pemakaian.
Di antara kecepatan 0 sampai 40 km/jam, mobil ini menggunakan tenaga dari motor listrik saja. Di rentang kecepatan lebih tinggi mulai 40 hingga 70 km/jam, motor listrik masih digunakan tapi mesin juga ikut aktif dan bertugas sebagai generator untuk mengecas baterai.
serial drive
.
SHS akan bekerja sebagai
parallel drive
Saat mobil berjalan dengan kecepatan antara 70 sampai 80 kilometer per jam, mesin pembakar dan motor listrik beroperasi secara simultan.
Di kecepatan lebih dari 80 km/jam, mesin mulai beroperasi dengan baik.
direct drive
memindahkan mobil tanpa menggunakan mesin elektrik.
Pada SHS memiliki soket
charger
untuk mengisi daya baterai yang kurang ada pada hybrid konvensional.
Dengan hanya memanfaatkan motor listrik berdasarkan daya penuh dari baterainya, mobil mampu mencapai jarak tembak yang mengesankan.
Akhirnya para pengguna mobil dapat menikmati kinerja dan efisiensinya pada kendaraan bertenaga listrik jenis Battery Electric Vehicle (BEV), sekaligus memperoleh kebebasan dari mesin pembakar yang beroperasi secara bertukar atau bahkan serempak.
SHS dapat meraih efisiensi mesin pembakaran sampai 44,5 persen serta daya listrik sebanyak 98,5 persen.
Capaian tertinggi dari SHS yang telah direkam sebelumnya adalah JAECOO J7 SHS, berhasil meliputi jarak mencapai 1.613,1 km pada tes maraton di Meksiko. Selain itu, model ini juga mendominasi pasaran PHEV di Spanyol, Malaysia, dan Inggris.
Dengan capaian ini, posisi JAECOO semakin mengukuhkan dirinya sebagai pionir dunia dalam sektor SHS.
Teknologi SHS ini juga akan memberikan dampak pada JAECOO Indonesia.
Pasarnya kendaraan listrik di Indonesia meningkat sebesar 172% pada tahun 2024, dengan model BEV menyumbang 4,8%.
Efisiensi serta kinerja dari teknologi SHS juga telah dibuktikan melalui model JAECOO J7 SHS yang sebelumnya dirilis di Indonesia.
Bukti dengan melaksanakan perjalanan dari Jakarta ke Bali, JAECOO J7 mampu mencapai jarak sejauh 1.377 kilometer hanya dengan satu kali pengisian tangki bensin dan daya baterai yang terisi penuh.
Meski demikian, pada mode kendaraan listrik (EV) JAECOO J7 mampu bergerak hingga jarak lebih dari 100 kilometer hanya menggunakan mesin listrik saja.

Maka itu, JAECOO Indonesia akan meluncurkan Jaecoo J5 EV ke pasaran nasional menyusul after JAECOO J7 SHS.
Kini JAECOO J7 SHS sudah bisa di pesan untuk
market
Tanah Air.
“Indonesia tengah meningkatkan proses elektrolisis, dengan kedatangan seri SHS kita ini menyuguhkan produk yang dapat menyelesaikan masalah mobilitas NEV,” jelas Max Zhou.
Country Director
Jaecoo Indonesia.
Berdasarkan kehadiran OMODA dan JAECOO dalam pameran Auto Shanghai 2025, banyak pengunjung serta partner bisnis menyaksikan langsung unit JAECOO J5 EV di stan mereka.
Banyak orang yang sudah secara langsung memandang JAECOO J5 EV memberikan respon positif dan berharap agar kendaraan listrik JAECOO itu segera hadir di Indonesia.
Copyright technews2025
