5 Burung Aneh di Lubang Bawah Tanah, Aman dari Bahaya!
Burung adalah makhluk yang mampu terbang dan sering melakukan berbagai aktivitas di atas pohon. Pada banyak kesempatan, burung sering mencari makanan, beristirahat, serta membangun sarang di tempat-tempat yang ada di pepohonan. Bentuk sarangnya pun bervariasi, ada yang dibuat dari rumput kering, kayu kering, bahkan ada jenis burung yang membuat sarang di dalam lubang pohon.
Menariknya, terdapat beberapa jenis burung yang tidak menyukai tempat bersarang di pohon dan justru memilih lubang-lubang di bawah tanah. Mereka bisa menggunakan lubang yang sudah ada dari hewan lain atau bahkan mampu menggali lubang sendiri. Mari kita simak beberapa burung yang tinggal di bawah tanah agar pengetahuanmu semakin luas!
1. Burung hantu penggali
Saat burung hantu lain tinggal dan membuat sarang di pohon-pohonan, burung hantu penggali justru tinggal di lubang-lubang yang ada di bawah tanah. Secara umum, hewan dengan nama ilmiah Athene cunicularia Ini akan mencari lubang yang pernah digunakan oleh hewan lain. Biasanya, lubang yang dicarinya berada di semak-semak, savana, atau area yang tertutup. Tidak hanya sendirian, ternyata satu lubang bisa ditempati oleh beberapa individu.
Dilansir Animal Diversity Web, Burung ini termasuk dalam kategori burung hantu berukuran kecil. Ukurannya sekitar 19 hingga 25 sentimeter, beratnya tidak melebihi 250 gram, dan rentang sayapnya mencapai 53 hingga 61 sentimeter. Burung dengan warna cokelat ini hanya ditemukan di benua Amerika, mulai dari Kanada hingga Amerika Selatan. Terakhir, burung ini sering terlihat berjalan dan berkeliaran di permukaan tanah.
2. Beo laut
Burung laut atau burung puffin adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan burung semi akuatik yang berasal dari genusFratercula. Ia mirip dengan penguin yang berdiri tegak, memiliki tubuh berwarna hitam dan putih, sayap kecil, serta mampu berenang dan menyelam dengan baik. Yang menarik, beo laut memiliki paruh besar yang berwarna-warni, dan tetap bisa terbang. Saat berburu, ia cenderung sendirian, namun ketika bermigrasi, burung ini menjadi hewan sosial.
Dilansir National Geographic Kids, Beo laut mampu menggali dengan bantuan paruh dan kakinya. Umumnya, hewan ini akan membuat lubang di tanah yang terletak di antara batuan. Setelah selesai menggali, beo laut akan bertelur dan menetaskan telurnya selama 42 hari. Sayangnya, lubang tersebut tidak akan digunakan selamanya. Ketika anaknya mulai tumbuh dewasa, beo laut akan meninggalkan lubang tersebut dan mulai beraktivitas di sekitar pantai.
3. Burung walet
Burung walet biasanya membuat sarang di tebing, batuan, atau langit-langit rumah. Menariknya, beberapa spesies sepertiRiparia riparia atau burung walet pasir justru membuat sarang di dalam tanah. Artikel yang terdapat di jurnalThe Canadian Field-Naturalist menerangkan bahwa burung ini akan menggali lubang sepanjang 59 hingga 90 sentimeter ketika akan bertelur. Karena kedalaman lubangnya cukup besar, akibatnya telur burung ini terlindungi dari ancaman berbagai pemangsa.
Secara umum, burung walet mencari lubang di tanah yang lunak atau daerah dengan banyak sumber makanan. Hal ini dilakukan karena akan mempermudah mereka dalam mencari makanan untuk anak-anaknya. Terakhir, burung walet adalah burung kecil yang dikenal dengan kecepatan terbangnya.
4. Burung raja udang
Laman iNaturalist menerangkan bahwa beberapa spesies burung kepiting sepertiAlcedo atthis adalah penggali yang handal. Burung ini sering menggali lubang di sekitar sungai. Lubang tersebut sempit, panjang, dan memiliki ruangan besar di bagian ujungnya. Mengenai ukuran, biasanya lubang ini memiliki kedalaman sekitar 60 hingga 90 sentimeter. Fungsi lubangnya juga beragam, seperti untuk melindungi anak-anaknya dan menyimpan makanan.
Burung penangkap ikan termasuk burung pemangsa yang sangat menyukai makanan berupa ikan. Hewan ini cukup menonjol karena memiliki paruh yang panjang dan lebar. Selain itu, warna tubuhnya juga mencolok, seperti hijau, merah, jingga, hingga biru. Dalam hal ukuran, burung ini biasanya bisa tumbuh hingga panjang 20 sentimeter.
5. Penguin kecil
Eudyptula minor atau penguin kecil memiliki dua ciri khas yang tidak dimiliki oleh penguin lain. Pertama, ia adalah satu-satunya spesies penguin yang aktif di malam hari. Kedua, hewan ini adalah satu-satunya penguin yang tinggal di dalam lubang. Dalam hal ini, ia akan bersembunyi di dalam lubang saat siang dan hanya melakukan aktivitasnya pada malam hari. Secara umum, penguin kecil akan menggali lubang di tanah yang lunak.
Hidup di dalam lubang adalah cara adaptasi penguin kecil untuk menghindari pemangsa dan dapat beristirahat dengan tenang pada siang hari. DilansirAnimalia, Ia merupakan spesies kecil dengan panjang maksimum 30 sentimeter dan berat sekitar 1,5 kilogram. Sebarannya terbatas karena hanya meliputi daerah Australia dan Selandia Baru. Terakhir, penguin ini tetap menjadi penyelam yang handal dan mampu menyelam hingga kedalaman 67 meter.
Tidak selalu bergantung pada kemampuan terbang, ternyata burung juga mampu memanfaatkan lubang di bawah tanah sebagai tempat tinggal, perlindungan, dan berkembang biak. Beberapa spesies mampu menggali lubang sendiri, sementara yang lain menggunakan lubang bekas dari hewan lain. Selain itu, setiap jenis burung memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri yang membedakannya dari burung lainnya.
Bisakah Burung Hantu Dipelihara? Berikut Penjelasan dan Fakta Tentang Mereka! 5 Fakta Menarik Burung Hantu Saw-whet, Bersuara Seperti Gergaji!




