Yukihiro Nabae: Tokoh Otomotif Jepang di Indonesia yang Meninggal Tertimpa Truk di Tol Karawang
10drama.com –– Kecelakaan mengerikan yang terjadi di gerbang Tol Karawang Barat pada hari Rabu (30/7) sore tidak hanya menarik perhatian karena alur kejadian yang menyedihkan, tetapi juga karena korban jiwa dalam kejadian tersebut adalah seorang tokoh penting dalam perkembangan industri otomotif Indonesia: Yukihiro Nabae (63), warga negara Jepang yang dikenal luas sebagai tokoh dalam industri manufaktur mobil.
Yukihiro Nabae meninggal di lokasi setelah mobil Toyota Voxy yang ia tumpangi tertimpa truk tronton yang membawa tanah. Menurut informasi dari pihak kepolisian, truk dengan nomor polisi B 9596 UQ mengalami kecelakaan dan terguling setelah menabrak median jalan tol sekitar pukul 17.45 WIB, kemudian menabrak kendaraan Nabae yang sedang melintas.
Setelah menabrak median jalan, truk tersebut terbalik ke sisi kanan dan menabrak mobil minibus Toyota Voxy yang di dalamnya ada WNA Jepang bernama Yukihiro Nabae,” kata Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, pada Kamis (31/7). Jenazah Nabae segera dievakuasi ke RSUD Karawang untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.
Siapa Yukihiro Nabae?
Yukihiro Nabae tidak asing bagi kalangan industri otomotif di Indonesia. Ia menjabat sebagai Presiden Direktur pertama PT Nissen Chemitec Indonesia, sebuah perusahaan manufaktur dari Jepang yang beroperasi di Kawasan Surya Cipta, Karawang Timur.
Perusahaan ini terkenal sebagai produsen komponen plastik injeksi untuk bagian dalam dan luar kendaraan bermotor, serta menjadi mitra kunci bagi beberapa merek otomotif besar di Indonesia.
Diperoleh dari berbagai sumber, selain menjabat di Nissen Chemitec, Nabae juga tercatat memiliki peran signifikan di PT Topsystem Asia Base yang berada di kawasan industri MM2100, Cikarang Barat. Kedua perusahaan ini memberikan kontribusi besar terhadap rantai pasok otomotif nasional serta menyediakan ribuan kesempatan kerja bagi tenaga kerja lokal.
Dikenal sebagai Pemimpin Bersahaja
Di luar kegiatannya sebagai profesional, Yukihiro Nabae diingat sebagai seorang pemimpin yang rendah hati dan sangat dekat dengan karyawan. Ia sering turun langsung ke lapangan dan dikenal tidak terbatas hanya berada di ruang direksi.
Sifat inilah yang menyebabkan kepergiannya meninggalkan luka yang dalam, khususnya di kalangan karyawan perusahaan.
“Kejadian menyedihkan ini meninggalkan rasa sedih yang dalam, terutama bagi keluarga besar PT Nissen Chemitec serta semua pihak yang mengenalnya sebagai seorang pemimpin yang rendah hati, sangat berdedikasi, dan sangat disayangi,” tulis akun Instagram @karawanghitzz.
Ucapan duka juga datang dari tokoh masyarakat. Anggota Komisi IX DPR RI yang juga mantan Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, menyampaikan rasa belasungkawa atas kematian Nabae.
“Menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas kematian Bapak Yukihiro Nabae, Presiden Direktur pertama PT Nissen Chemitec,” tulisnya dalam unggahan media sosial.
Dalam Perjalanan Pulang
Peristiwa ini terjadi ketika Nabae sedang dalam perjalanan pulang ke apartemennya di kawasan Karawang International Industrial City (KIIC), setelah menyelesaikan pekerjaannya. Nasib sial membuatnya bertemu dengan truk yang terguling dan langsung merenggut nyawanya.
Peristiwa ini kembali mengingatkan akan kepentingan aspek keselamatan lalu lintas, terutama di jalur-jalur penting yang dilalui kendaraan besar dan berisiko tinggi.
Pergiannya Yukihiro Nabae tidak hanya menjadi kehilangan bagi dunia industri, tetapi juga bagi kerja sama antara Indonesia dan Jepang di sektor otomotif yang telah ia bangun selama bertahun-tahun.
