Pengalaman Setahun Menggunakan Chery J6: Kelebihan dan Kekurangan
JAKARTA, 10drama.com– Sejak diluncurkan di pasar Indonesia pada akhir 2024, Chery J6 menarik perhatian sebagai salah satu kendaraan listrik dengan desain yang modern dan tampilan yang menarik.
Mobil listrik asal Tiongkok ini langsung menarik perhatian penggemar kendaraan elektrifikasi, khususnya bagi mereka yang mencari mobil harian dengan desain modern tetapi tetap fungsional.
Salah satu pengguna awal Chery J6 adalah Humam Fokkereno, anggota Komunitas J6 EVO. Ia mulai menggunakannya sejak batch pertama pada bulan Desember 2024.
Kini, setelah lebih dari sembilan bulan digunakan dan menempuh jarak 15.000 kilometer, Humam mengatakan semakin merasa nyaman dalam menggunakan J6 sebagai kendaraan sehari-hari.
“Maka untuk harian saya menggunakan J6. Saya memiliki dua mobil listrik, tetapi semakin lama semakin menyukai penggunaan J6, jadi setiap hari saya menggunakan J6,” kata Umam yang biasa disapa kepada 10drama.com, Selasa (19/8/2025).
“Melalui berbagai perjalanan, baik hujan, banjir, hingga jalan rusak, bahkan tol, ternyata banyak kelebihannya menggunakan J6,” katanya.
Untuk Umam, desain J6 menjadi salah satu keunggulan utama. Ia mengatakan kendaraan ini memiliki penampilan yang tidak mudah ketinggalan zaman.
Dari segi tampilan, Chery J6 memang terlihat menonjol. Bentuk luarannya dihadirkan dengan gaya SUV yang keren dan dinamis, dilengkapi garis-garis tajam yang menciptakan kesan kokoh.
Interior yang tak kalah menarik. Tata ruang kabin dibuat luas dengan konsep minimalis futuristik, dilengkapi layar besar dan bahan berkualitas premium di kelasnya.
“Pertama, penampilannya menarik, gaya yang klasik. Secara interior juga terlihat bagus, modern, nyaman duduk,” kata Umam.
Selain itu, fitur pendukung kenyamanan seperti kursi yang nyaman, tata cahaya dalam kendaraan, serta sistem operasi yang sepenuhnya digital membuat J6 cocok digunakan dalam berbagai situasi, termasuk perjalanan jauh maupun menghadapi cuaca buruk.
Meskipun tampilan dan kenyamanannya sudah memuaskan, Chery J6 masih memiliki beberapa hal yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah mengenai pilihan sistem penggerak dan jangkauan baterai.
“J6 milik saya RWD. Mengapa? Karena kebutuhannya saat itu, karena harganya agak berbeda pada saat itu,” ujar Umam.
“Hanya saja akhirnya saya menyesal mengapa tidak memilih iWD, karena setelah melihat teman-teman komunitas lebih suka mini off-road, RWD tidak sekuat itu, kurang memadai,” katanya.
Menurutnya, varian RWD memang memberikan efisiensi yang baik, tetapi dari segi kinerja, terutama saat melewati medan berat, sistem penggerak roda belakang (RWD) terasa kurang kuat dibandingkan dengan sistem penggerak semua roda (iWD).
Selain itu, Humam juga menyoroti kemampuan daya tahan baterai J6 yang masih kalah dari pesaing di kelas yang sama.
“Kekurangan J6, pertama adalah jangkauan yang agak terbatas, terlalu kecil dibandingkan mobil listrik lainnya. Sekarang sudah mencapai 500–600 km, tetapi J6 masih berada di kisaran 400 km,” katanya.
Layak Dipertimbangkan
Meskipun masih memiliki kelemahan, Chery J6 tetap menjadi pilihan yang menarik, khususnya bagi pengguna yang mencari kendaraan listrik dengan tampilan menarik, fitur lengkap, dan interior yang nyaman.
Chery terus memperluas layanan purna jual dan penyebaran jaringan servis, hal ini dapat menjadi faktor yang menentukan kepercayaan pelanggan dalam jangka panjang.
Jika J6 mampu mengatasi tantangan teknis dan memperluas pilihan dengan baterai berkapasitas lebih besar, tidak menutup kemungkinan mobil ini akan menjadi pesaing tangguh di pasar mobil listrik nasional.
