Motor Jambret Terkenal: Dari RX King Cobra hingga Evolusi Mahahebatnya
LINGGA PIKIRAN RAKYAT –
Ngomongin motor legendaris di Indonesia, nama
RX King
pasti masuk top of mind. Tapi, lo tau gak sih kalau
Ada dua versi utama dari RX King.
Yang kerap membuat orang kebingungan:
RX King Cobra
dan
RX King Master
.
Kedua kendaraan tersebut memancarkan pesona serupa—tank berbahaya, suara mesin dua langkah bassyang khas, serta performa yang ganas. Namun, ternyata terdapat perbedaan.
perbedaan mendasar
siapa yang membuat kedua sepeda motor tersebut
punya karakter unik masing-masing.
Yuk kita bedah satu-satu!
1. Tahun Produksi: Dua Masa yang Tak Berhimpitan
-
RX King Cobra
diproduksi dari
1983 sampai 1994
-
RX King Master
nongol mulai
1994 sampai 2009
Cobra merupakan nenek moyang dari Master. Dia menjadi fondasi utama sehingga RX King terkenal sebagai sepeda motor ikonis dengan tenaga besar serta bunyi knalpot “bleyer-blerey” yang membuat orang takjub di perumahan.
2. Transmisi & Rasio Gir: Akselerasi atau Napas Panjang?
-
RX King Cobra:
Gir depan 14 – belakang 37 -
RX King Master:
Gir depan 15 – belakang 37
Apa efeknya? RX King Cobra punya
rasio lebih pendek
Ini seperti bernapas dalam durasi lama namun dengan kecepatan tinggi pada pengambilannya pertama kali. Hal ini membuatnya menjadi pilihan yang lebih menyenangkan untuk manuver stop-and-go di jalan-jalan perkotaan atau ketika harus melaju dengan mendadak. Sedangkan master umumnya terasa lebih lembut dan sesuai bagi mereka yang mencari kenyamanan sehari-hari.
3. Mesin Produksi dari Jepang versus Indonesia
-
RX King Cobra:
Mesin
asli Jepang
(CBU) -
RX King Master:
Mesin
lokal produksi Indonesia
Inilah salah satu alasan mengapa
Harga RX King Cobra mungkin akan sangat meningkat.
Banyak penggemar mobil mencari kendaraan bertipe Cobra berkat kualitas pembuatan asal Jepang yang dikenal lebih tahan lama, tepat sasaran, dan memiliki “rasa” mesin yang unik. Kendati demikian, Anda masih dapat menemukan unit tersebut.
New Old Stock (NOS)
yang harganya
tembus ratusan juta!
Sejarah Yamaha RX Series di Indonesia: Kenangan Tak Tertandingi
Sebelum RX King muncul, Yamaha telah lebih dulu memperkenalkan seriRX yang lain. Berikut urutan lengkapnya:
Yamaha RX 100 (1977)
-
Mesin: 100cc 2-langkah, dengan kekuatan 11,5 tenaga kuda
-
Top speed: 110 km/jam
-
Konsumsi BBM: 1:40 (sangat hemat!)
Model ini memiliki desain bundar yang klasik. Ini diimpor langsung dari Jepang dan sangat bergaya dengan konsep lama!
Yamaha RX 125 (1979)
-
Motor ditingkatkan menjadi 125 cc dengan daya 13 tk
-
4-speed, handling lebih mantap
Mulai masuk akal untuk menjadi sepeda motor cepat pada masa tersebut. Motor ini masih impor penuh.
Yamaha RX K (1980)
-
Mesin: 135 cc, daya 17,5 pk
-
Top speed: 150 km/jam
-
Konsep desainnya terlihat olahraga dengan adanya apron kecil di area lampu depan.
Yamaha RX S (1981)
-
Versi hemat dari RX K
-
Mesin lebih kecil: 115 cc
-
Pada tahun 1983 dirilislah RX-Special yang memiliki penampilan lebih olahraga.
Yamaha RX King (1983)
Boom! Inilah debut
RX King asli
. Dikenal dengan sebutan
RX King Cobra
Karena bentuk tangki dan stang yang mirip dengan ular cobra siap meluncurkan serangan.
-
Mesin 135 cc, 2-tak
-
Tenaga:
18,2 hp
, Torsi:
15,1 Nm
-
Posisi duduk yang enak, performa luar biasa
Motornya sangat populer namun terkenal dengan sifatnya yang liar dikarenakan sering digunakan untuk balapan jalanan secara illegal dan sebagainya.
motor jambret.
Makanya jadi ikonik banget.
Yamaha RX King Master (1996)
Pembaruan untuk RX King Cobra. Perbedaannya adalah:
-
Tangki lebih lancip
-
Striping huruf “M”
-
Speedometer baru
-
Produksi full di Indonesia
Memasuki zaman motor yang dikondisikan sesuai dengan peraturan emisi, terutama seri akhirnya (2002–2009), sudah dilengkapiengan
katalis
di knalpot.
Yamaha RX Z (1985)
Untuk kalian yang ingin seri RX dengan tampilan full sporty:
-
Fairing depan
-
Under cowl
-
Muffler depan dengan penyaring suara kecil
-
Mesin lebih agresif, 6-percepatan
RX Z ini jauh lebih jarang dan banyak diburu oleh para modifikator serta pecinta kecepatan!
Kenapa Harga RX King Cobra Bisa Tembus Ratusan Juta?
1. Mesin CBU Jepang = Value Premium
Mesin Jepang itu dikenal awet, minim getaran, dan presisi. Beda rasanya kalau lo pegang mesin lokal dan CBU. Dan karena udah gak diproduksi, nilainya naik terus!
2. Nostalgia Tinggi
Banyak yang dulu ngiler liat RX King pas masih kecil, sekarang baru bisa beli. Efek nostalgia bikin harga makin gila karena demand-nya naik, supply-nya stagnan.
3. Populer di Era 90an
Motor ini bukan cuma barang, tapi
ikona popularitas dalam dunia otomotif di budaya Indonesia.
Dimanfaatkan oleh para pengendara sepeda motor, remaja, hingga kepolisian. Sangat legendaris!
4. Kejarangan & Situasi Asli
Bagian yang tetap baru, cat asli dari pabrikan, mesin tidak pernah dibuka, dan bahkan stiker pengecekan kualitas pabriknya masih ada? Otomatis menjadi barang langka. Tidak mengherankan jika ada orang yang menjualnya.
di atas 100 juta.
RX King Master vs Cobra: Pilih yangMana Yang Sesuai untuk Kamu?
| Aspek | RX King Cobra | RX King Master |
|---|---|---|
| Tahun Produksi | 1983 – 1994 | 1994 – 2009 |
| Mesin | Jepang (CBU) | Indonesia (lokal) |
| Gir Depan | 14 | 15 |
| Karakter Tenaga | Responsif & liar | Halus & stabil |
| Desain Tangki | Lebih bulky & garang | Lebih lancip modern |
| Harga di Pasaran | 20 – 150+ juta | 10 – 35 juta-an |
Cobra dan Master Keduanya Legenda, Namun Memiliki Semangat yang Berlainan
RX King tidak hanya sebatas motor, tetapi
warisan sejarah otomotif Indonesia.
Unggul dengan jiwa yang liar, eksklusif, serta jarang ditemui pada Cobra. Sementara itu, Master hadir dengan penampilan yang lebih lembut, modern, dan bersahabat di kantong. Kedua model ini sama-sama menyenangkan untuk digunakan sehari-hari, dimodifikasi, atau dipajang sebagai benda kolektor.
Kalau lo demen performa mentah dan punya budget lebih,
Cobra jelas pilihan terbaik.
Namun, jika ingin merasakan nostalgis denganRX King namun tetap mengikuti gaya modern dan tidak menghabiskan banyak uang,
RX King Master juga tak kalah seru.
