Berita Terbaru

Mazda’s PHEV dengan Mesin Rotary ini Sempurna untuk Pasar Indonesia

Mazda’s PHEV dengan Mesin Rotary ini Sempurna untuk Pasar Indonesia


Mobil PHEV Mazda Ini Cocok Hadir di Indonesia, Pakai Mesin Rotary

Mobil PHEV Mazda Ini Sesuai untuk Pasar di Indonesia, Menggunakan Mesin Rotary

Mobil plug-in hybrid terbaru dari Mazda sangat sesuai untuk pasar Indonesia dan masih menggunakan teknologi mesin rotary yang menjadi ciri khasnya.

Automotif -/ News

Rayhansyah Haikal Wishnumurti 31 Mei, pukul 22:13 31 Mei, pukul 22:13


Automotif –

Mobil baru plug-in hybrid Mazda ini cocok hadir di Indonesia, memakai teknologi mesin rotary lagi khas Mazda.

Mazda kini meluncurkan mobil plug-in hybrid terbaru mereka di pasar Indonesia dengan model Mazda CX-80 PHEV.

SUV besar ini menjadi bukti bahwa teknologi plug-in hybrid atau PHEV dapat sangat menggoda di pandangan para pembeli.

Di satu sisi konsumen bisa menikmati rasa berkendara ala mobil listrik, tapi di sisi lain tidak perlu kepikiran jarak tempuh atau range anxiety.

Terkait range anxiety, Mazda juga menjual MX-30 EV di Indonesia yang citranya agak kurang baik karena jarak tempuhnya.

Dengan kapasitas baterai 35,5 kWh, MX-30 EV hanya mengklaim memiliki daya tembak hingga 200 kilometer.

Nah solusi MX-30 ini bagaimana? Melirik ke pasar Jepang, MX-30 sebenarnya punya varian R-EV yang lebih menjanjikan.

Iya, varian MX-30 Extended Range EV (EREV) tersebut telah tersedia selama dua tahun terakhir dengan pendekatan Mazda khas yakni menggabungkan mesin rotary Wankel untuk meningkatkan jangkauan perjalanannya.

Berlabel kode 8C, motor dengan konfigurasi roda tunggal Wankel berkapasitas 830cc mampu menciptakan daya sebesar 53 kW yang setara dengan kira-kira 70 dk serta torsi hingga 112 Nm.

Berbeda dengan PHEV pada umumnya yang dapat memutar roda secara langsung menggunakan mesin, mesin MX-30 R-EV hanya berfungsi sebagai generator listrik.

Penggerak utamanya tetap motor listrik penggerak roda depan bertenaga 125 kW atau 167 dk dan torsi 260 Nm.

Agar sesuai dengan mesin rotary, ukuran baterai MX-30 R-EV dikurangi menjadi 17,8 kWh sehingga mampu menempuh jarak hingga 107 kilometer dalam mode listrik murni (EV).

Hanya saja dengan bantuan mesin rotary, jarak tempuh kombinasi MX-30 R-EV bisa sampai 600 kilometer.

Copyright Automotif -2025

Related Article

Bagikan Artikel

Berita Terkait