Kepala BKN: Cintai ASN, Beri Insentif, Bangun Karier Mereka
, JAKARTA – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof. Zudan Arif Fakrulloh menyatakan, pegawai negeri di Kemenag perlu menunjukkan prestasi melalui hasil kerja, bukan hanya sekadar ucapan.
Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kementerian Agama (Kemenag) perlu menunjukkan kinerja yang baik serta menunjukkan inovasi.
“Apa yang diharapkan masyarakat dari ASN Kemenag, baik PNS maupun PPPK, bukan hanya sekadar ucapan, melainkan tindakan nyata. Mereka menaruh harapan agar Kementerian Agama mampu menjaga moral bangsa,” ujar Prof. Zudan di hadapan 48.416 peserta Pembukaan Latsar CPNS dan Orientasi PPPK Kementerian Agama, Senin (14/7).
Menurutnya, jumlah yang besar tersebut merupakan kekuatan luar biasa yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Indonesia.
Masyarakat menantikan hasil karya dan pengembangan dariASNDepartemen Agama. Ini menjadi kesempatan untuk memperlihatkan budaya kerja yang bersih, bertanggung jawab, serta memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
“Program pelatihan ini bukan hanya sebuah prosedur biasa. Ini adalah waktu yang tepat bagi Aparatur Sipil Negara untuk menunjukkan dedikasinya, bukan melalui ucapan kosong, tetapi melalui karya dan inovasi yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Selanjutnya, Kepala BKN Zudan menekankan pentingnya semangat BerAKHLAK, khususnya nilai akuntabilitas, dalam setiap tugas yang dilakukan oleh ASN.
Ia menegaskan bahwa media sosial bisa menjadi teman yang bermanfaat untuk menyampaikan keberhasilan pekerjaan dan memberi harapan kepada masyarakat.
Tugas Kemenag sangat luas. Jangan sampai tugasnya besar, tetapi beritanya tidak banyak.
“Seluruh Aparatur Sipil Negara perlu menyampaikan pendapat. Ceritakan pencapaian pemerintah agar masyarakat tetap percaya bahwa bangsa ini terus berkembang,” pesannya.
Ia menutup pidatonya dengan ajakan sederhana namun mendalam untuk mencintai Aparatur Sipil Negara, mempermudah jalur karier mereka, memberikan insentif, serta menciptakan lingkungan kerja yang mendukung perkembangan profesional.
“Perbaiki hal-hal kecil. Kasihani pegawai negeri sipil (PNS)mu, sayangi mereka, berikan insentif, dan permudah jalannya karier. Karena mereka adalah wajah negara yang pertama kali muncul di tengah masyarakat,” ujarnya menutup pidatonya.
Pelatihan Dasar CPNS dan Orientasi PPPK ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam membentuk aparatur yang kompeten, berdampak positif, serta siap menjadi penggerak utama dalam penyelenggaraan pelayanan publik keagamaan yang inklusif dan mampu mengubah paradigma.(esy/jpnn)
