Jangan Salah Pahami: Angka Torsi Mur Pulley CVT pada Motor Matic Berbeda-Beda
Jangan Disebandingkan, ternyata Nilai Torsi dari Mur Pulley CVT pada Sepedah Matic Berbeda-bedanya
Jangan Disebandingkan, Nyatanya Angka Torsi pada Mur Pulley CVT Motor Matic Berbeda-bedab
Ternyata, angka torsi dari mur pulley CVT pada sepeda motor matic itu bervariasi nih guys. Jangan disejajarkan begitu saja yah.
Pessel/ Tips & Trick
ARSN 25 Mei pukul 11:00 malam 25 Mei pukul 11:00 malam
Pessel
Halo, jangan sesatkan nilai torsinya antara mur dan pulley CVT pada sepeda motor matic yah.
Ternyata, toransi dari mur pulley CVT pada sepeda motor matic ini memiliki perbedaan guys.
Hal ini agar mencegah drat as pulley depan enggak mudah slek.
Oleh karena itu, torsinya harus diukur ketika memperketat mur pulley.
Untuk memperketat mur pada pulley CVT motor matic, sebaiknya gunakan kunci torsi.
Berdasarkan Endro Sutarno, mayoritas nilai torsinya pada motor matic Honda digunakan untuk mengencangkan mur pulley tersebut.
Endro Sutarno ini adalah People & Technical Development SiTepat Digital Motoshop.
Torsi untuk mur pulley di bagian depan matic Honda kebanyakan berada di kisaran 59 Nm, dengan pengecualian untuk matic Honda Forza.
“Untuk mur pulley belakang itu sekitar 49 Nm,” jelas Endro.
Angka torsi mur pulley CVT di motor matic Yamaha malah berbeda-beda.

“Mur pulley depan matic Yamaha butuh 49 Nm sedang mur pulley belakangnya 45 Nm,” jelas Endro.
“Sedangkan mur pulley Yamaha Aerox 155 dan New NMAX torsinya butuh lebih besar, yang depan 72 Nm dan belakang 45 nm,” tambahnya saat ditemui di daerah Jatibening, Bekasi, Jawa Barat.
Perbedaan torsi ini ternyata tergantung dari ukuran mur atau bautnya.
“Bila diameternya semakin besar biasanya semakin besar juga torsi yang dibutuhkan,” tutupnya
Nah kan, ternyata angka torsi mur pulley CVT motor matic beda-beda.
Copyright Pessel2025
Related Article
