Direksi ITSEC Asia (CYBR) Lepas Saham CYBR, Apa Alasannya?
Lintaskriminal.co.id -.CO.ID – JAKARTA.Tiga direksi perusahaan PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) secara konsisten menjual saham mereka di perusahaan pada 19 Agustus 2025 dan 21 Agustus 2025.
Berdasarkan pengumuman informasi di Bursa Efek Indonesia pada Senin (25/8/2025), Komisaris PT ITSEC Asia Tbk, Andri Hutama Putra, menjual 500.000 saham dan 132.400 saham CYBR dengan harga masing-masing Rp 1.035 dan Rp 1.040 per saham pada tanggal 19 Agustus 2025. Dengan demikian, Andri mendapatkan dana sebesar Rp 655,19 juta.
Sebelumnya, Andri memiliki 24,56 juta saham di CYBR yang setara dengan 0,37%. Setelah transaksi sebanyak 0,01%, kepemilikan saham Andri kini menjadi 23,92 juta atau sebesar 0,36%.
Berikut adalah beberapa variasi dari teks tersebut: 1. Selanjutnya, Direktur CYBR Bima Kurniawan menjual 100.000 dan 200.000 lembar saham CYBR masing-masing pada harga Rp 1.035 dan Rp 1.040 per saham pada tanggal 21 Agustus 2025. Dari penjualan sebesar 0,005% saham ini, Bima berhasil mengumpulkan dana segar sebesar Rp 311,50 juta. Pemilikan saham Bima kemudian berubah dari sebelumnya 25,56 juta atau 0,38% menjadi 25,26 juta atau 0,38%. 2. Direktur CYBR Bima Kurniawan melakukan penjualan sebanyak 100.000 dan 200.000 saham CYBR dengan harga masing-masing Rp 1.035 dan Rp 1.040 per saham pada 21 Agustus 2025. Dari transaksi sebesar 0,005% saham tersebut, Bima mendapatkan dana segar senilai Rp 311,50 juta. Setelah transaksi, kepemilikan saham Bima berkurang dari 25,56 juta atau 0,38% menjadi 25,26 juta atau 0,38%. 3. Pada 21 Agustus 2025, Direktur CYBR Bima Kurniawan menjual 100.000 dan 200.000 saham CYBR dengan harga masing-masing Rp 1.035 dan Rp 1.040 per saham. Penjualan sebesar 0,005% saham ini memberikan pendapatan bagi Bima sebesar Rp 311,50 juta. Setelah transaksi, kepemilikan saham Bima berubah dari 25,56 juta atau 0,38% menjadi 25,26 juta atau 0,38%. 4. Bima Kurniawan, Direktur CYBR, menjual 100.000 dan 200.000 saham CYBR masing-masing pada harga Rp 1.035 dan Rp 1.040 per saham pada 21 Agustus 2025. Transaksi ini melibatkan 0,005% saham dan menghasilkan dana segar sebesar Rp 311,50 juta. Setelah itu, kepemilikan saham Bima berkurang dari 25,56 juta atau 0,38% menjadi 25,26 juta atau 0,38%. 5. Pada tanggal 21 Agustus 2025, Direktur CYBR Bima Kurniawan melelang 100.000 dan 200.000 saham CYBR dengan harga masing-masing Rp 1.035 dan Rp 1.040 per saham. Dari penjualan 0,005% saham ini, Bima meraup dana sebesar Rp 311,50 juta. Setelah transaksi, kepemilikan saham Bima berubah dari 25,56 juta atau 0,38% menjadi 25,26 juta atau 0,38%.
Terakhir, Direktur CYBR Doni Mora menjual 100.000 saham CYBR dengan harga Rp 1.025 per saham pada 21 Agustus 2025. Dengan demikian, Doni mendapatkan dana sebesar Rp 102,50 juta dari transaksi tersebut yang mencakup 0,001%. Setelah itu, kepemilikan saham Doni di perusahaan tersisa sebanyak 3,13 juta atau 0,04%. Sebelumnya, saham Doni di CYBR berjumlah 3,23 juta atau setara dengan 0,04%.
Doni menyatakan, ketiga transaksi tersebut bertujuan untuk investasi tambahan serta posisi kepemilikan saham langsung.
Sampai perdagangan Senin (25/8/2025) pukul 10.47 WIB, pergerakan harga saham CYBR berada di tingkat Rp 1.000 per saham, naik sebesar 1,52% dibandingkan harga pembukaan sebesar Rp 985. Dalam tahun berjalan, harga saham ini telah meningkat sebesar 155,10%.
