Dana Rp 2,4 Triliun Dedi Mulyadi untuk Perbaikan Jalan di Jabar
Dedi Mulyadi Sumbar Alokasikan Dana Sebesar 2,4 Triliun Rupiah, Jalan di Seluruh Jawa Barat Akan Diperbaiki
Dedi Mulyadi Sumbar Alokasikan Dana Sebesar 2,4 Triliun Rupiah, Jalan di Seluruh Jawa Barat Akan Diperbaiki
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengklaim akan menyalurkan dana sebesar Rp 2,4 triliun untuk membangun jalan di seluruh provinsi sehingga menjadi seperti ini.
10drama.com -/ News
Irsyaad W 18 Agustus, 09.05 AM 18 Agustus, 09.05 AM
10drama.com –– Jalan-jalan di Jawa Barat dipastikan akan mulus oleh sosok fenomenal berikut ini.
Ia berjanji akan menyalurkan dana sebesar Rp 2,4 triliun untuk mempercepat pembangunan jalan di Jawa Barat.
Tokoh tersebut adalah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang menetapkan target seluruh jalan di wilayahnya dalam keadaan baik dan berkualitas pada tahun 2027.
“Tujuan saya pada 2027, seluruh jalan di Jawa Barat, baik jalan nasional, tol, provinsi, kabupaten, maupun desa, terhubung dengan baik dan dalam kondisi yang mulus,” kata KDM, panggilan akrabnya, dalam keterangan tertulisnya, (13/8/25).
“Ini akan meningkatkan peredaran dan perkembangan ekonomi,” kata Dedi.
Untuk mewujudkan visi Jabar Istimewa, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersiap mengalokasikan dana anggaran sebesar Rp 2,4 triliun guna mempercepat perbaikan dan pengembangan jalan.
Angka ini mengalami peningkatan yang signifikan dibanding tahun sebelumnya yang hanya sekitar Rp 600 miliar.
Sebagai tindakan pendukung, pada Selasa (15/4/2025), Pemprov Jabar melakukan penandatanganan kesepakatan dengan Kejaksaan Tinggi Jabar mengenai penyelesaian masalah hukum di bidang perdata dan administrasi negara.
“Perjanjian ini merupakan dasar hukum yang jelas, baik antara Kejaksaan Tinggi dengan Pemprov maupun Kejaksaan Negeri dengan kabupaten/kota,” ujar Dedi.
Selain dengan Kejaksaan Tinggi Jabar, perjanjian kerja sama juga dilakukan dengan 27 pemerintah kabupaten dan kota terkait pengelolaan penerangan jalan umum (PJU) di jalan provinsi.
Dedi menekankan bahwa seluruh pendapatan dari pajak kendaraan bermotor akan digunakan sepenuhnya untuk pengembangan infrastruktur jalan.
“Jalan raya terdiri dari garis marka jalan, penerangan jalan umum, kamera pengawas, serta taman dan fasilitas pendukung lainnya untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,” katanya.
“Setelah pembangunan jalan provinsi selesai, kami akan memberikan dukungan kepada kabupaten/kota yang mengalami keterbatasan dana. Penilaian penggunaan anggaran daerah akan menjadi dasar dalam pemberian bantuan,” katanya.
Untuk jalan desa, Dedi mengingatkan bahwa anggaran yang tersedia berasal dari Dana Desa.
Namun, Pemprov bersedia memberikan insentif tambahan kepada desa yang memiliki area yang luas atau dana yang tidak cukup.
Keberhasilan pembangunan jalan, menurut Dedi, membutuhkan kerja sama antar lembaga pemerintah mulai dari tingkat desa, kabupaten, kota, provinsi hingga pusat, sesuai dengan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Jalan.
“Jika Dana Desa telah dimanfaatkan secara penuh, namun masih ada kekurangan, maka kami akan hadir dengan bantuan tambahan,” kata Dedi.
Copyright 10drama.com -2025
Related Article
