Artis Chacha Frederica Ditahan Polisi Australia, Suaminya Diduga Bawa Mobil Curian
Artis dan presenter Chacha Frederica tiba-tiba ditangani oleh polisi Australia. Mobil yang dikemudikan oleh suaminya dinyatakan sebagai kendaraan hasil curian.
Berita mengejutkan ini diunggah oleh Chacha Frederica di akun Instagramnya.
Chacha Frederica terlihat memotret momen dirinya melewati jalan di Australia.
Saat sedang menikmati perjalanan di negara kangguru tersebut, Chacha Frederica justru terkejut melihat mobil polisi yang mengikutinya dari belakang.
Tidak lama kemudian, mobil polisi tersebut semakin mendekat dan menghentikannya.
“Subhanallah… turun dari gunung eeeh Qodarulloh kita dihentikan polisi,” tulis Chacha Frederica dikutip, Selasa (15/7/2025).
Chacha Frederica awalnya mengira alasan kebijakan Australia menghentikannya karena mobilnya melaju melebihi batas kecepatan.
“Kamu terlalu cepat, jangan sampai kena tilang, bro,” kata Chacha dengan penuh kekhawatiran.
Tidak lama kemudian, dalam video yang diunggahnya, suaminya, Dico Ganinduto turun dari mobil dan berhadapan dengan polisi yang menghentikannya.
Dari sana diketahui bahwa tujuan polisi menghentikannya karena mobil yang dikemudikan suami Chacha Frederica mengalami masalah.
Mobil ini mendapat perhatian dari petugas kepolisian karena memiliki riwayat hukum.
Tidak terduga, mobil Chacha Frederica ini merupakan mobil hasil curian.
“Saya kira karena kita melaju melebihi kecepatan batas… ternyata mobil kita pernah dilaporkan hilang, Subhanallah, apa lagi ya… jadi semua diperiksa hihii,” tulis Chacha Frederica lagi.
Suami Chacha Frederica Diperiksa
Pada saat proses penangguhan mobil Chacha Frederica, Dico Ganinduto, suaminya, menjalani berbagai pemeriksaan.
Polisi menemukan bahwa mobil yang dikemudikan Dico Ganinduto dicuri pada Oktober 2024.
“Mobil ini dicuri pada bulan Oktober, polisi pasti memastikan bahwa mobil itu tidak dicuri oleh kami. Karena pada bulan Oktober sebelum kami pergi ke Australia,” kata Chaca.
Namun, polisi tetap memverifikasi bahwa kendaraan ini layak digunakan.
Termasuk pemeriksaan si pengemudinya.
Dico Ganinduto bahkan diperiksa.
“Apa yang kamu periksa tadi? Apa yang dilakukan pada lidahnya,” tanya Chacha pada suaminya.
“Ah itu seperti memeriksa apakah ada alkohol atau tidak,” jawab suaminya.
Namun, Chacha memastikan kondisinya dalam keadaan baik tanpa mengonsumsi alkohol.
“Tidak boleh berkendara setelah mengonsumsi alkohol. Kita juga beragama Islam, jadi jelas tidak boleh minum alkohol,” jelas Chacha.
Aturan Berkendara di Australia
Mengapa suami Chacha diperiksa kadar alkohol dalam tubuhnya saat pemeriksaan polisi di Australia?
Larangan minum alkohol berlaku ketika mengemudikan kendaraan di Australia.
Berikut beberapa pedoman berkendara yang harus diperhatikan di Australia:
Mengemudi di sisi kiri:
Di Negeri Kangguru, kendaraan bergerak di sisi kiri jalan, dan pengemudi perlu tetap berada di jalur kiri kecuali saat melewati kendaraan lain.
Batas kecepatan:
Batas kecepatan berbeda-beda tergantung jenis jalan dan kondisi lalu lintas, namun biasanya mulai dari 40 km/jam di sekitar sekolah hingga mencapai 100 km/jam atau 120 km/jam di jalan utama.
Sabuk pengaman:
Sopir serta seluruh penumpang wajib menggunakan sabuk keselamatan. Sanksi akan diberikan bagi yang tidak mematuhi aturan ini.
Ponsel:
Dilarang memakai ponsel saat berkendara, termasuk ketika berhenti di lampu merah. Penggunaan ponsel saat mengemudi bisa menyebabkan denda yang besar.
Bebas Alkohol dan narkoba:
Mengemudi dalam keadaan mabuk akibat alkohol atau narkoba sangat dilarang. Petugas kepolisian berhak melakukan pemeriksaan acak untuk mengukur kadar alkohol di dalam darah.
