Berita Terbaru

Apa yang Harus Dilakukan Ketika Gunung Api Meletus

Apa yang Harus Dilakukan Ketika Gunung Api Meletus



Mobilmitsu –


,


Jakarta


– Indonesia disebut dengan Negara Cincin Api (

Ring of Fire

). Ini karena posisinya terletak terletak di jalur pertemuan lempeng tektonik yang dikenal sebagai Cincin Api Pasifik, sebuah zona dengan aktivitas vulkanik dan seismik tinggi. Ada 127
gunung
berapi yang aktif.

Pada Selasa sore, 17 Juni 2025, Gunung
Lewotobi Laki-Laki
yang terletak di Flores, Nusa Tenggara Timur, kembali erupsi. Selain itu, ada Gunung Raung yang berada di Jawa Timur yang aktif meletus. Selain itu, masih ada beberapa gunung api lainnya yang berstatus waspada. Karena itu, penting bagi masyarakat untuk mengetahui dan mempersiapkan diri guna menghindari efek letusan gunung api.


Pahami Status Gunung Berapi

Gunung berapi memiliki empat tingkatan status dalam aktivitasnya. Masyarakat yang tinggal di sekitar gunung aktif harus paham dengan tingkatan status gunung. Apalagi Indonesia menjadi salah satu negara dengan gunung berapi yang aktif terbanyak.

Pertama, normal atau sering disebut level satu yaitu ketika gunung berapi dalam status aman dan masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa. Lalu, waspada atau level dua adalah keadaan terdapat aktivitas magma dan gejala
vulkanik
pada gunung. Masyarakat di sekitar gunung harus meningkatkan kewaspadaan dan menghindari kawasan rawan.

Kemudian, status siaga atau level tiga merupakan kondisi gunung lebih aktif dan mulai
erupsi
. Pada kondisi tersebut masyarakat harus bersiap-siap untuk evakuasi. Terakhir, status awas atau level empat sebagai tahapan tertinggi berarti gunung bakal erupsi dalam 24 jam. Warga yang tinggal di sekitar gunung berstatus awas harus segera mengungsi.


Saat Gunung Api Erupsi

Mengutip laman pusat krisis Kementerian Kesehatan, ada tujuh hal yang harus dipatuhi dan dilakukan warga masyarakat, yakni:

  • Tidak berada di lokasi yang telah disarankan untuk dikosongkan
  • Tidak berada di daerah lembah maupun aliran sungai
  • Hindari ruang terbuka dan lindungi diri dari debu akibat letusan gunung berapi
  • Selalu pakai kacamata pelindung demi menjaga kesehatan mata
  • Hindari memakai lensa kontak mata
  • Kenakan pakaian yang melindungi tubuh seperti atasan berlengan panjang, celana panjang, dan topi
  • Selalu menggunakan
    masker
    untuk menghindari abu vulkanik

Sementara bagi warga yang tinggal jauh dari gunung berapi namunn terdampak erupsi gunung seperti abu vulkanik, maka disarankan:

  • Tutup semua jendela dan pintu rumah guna mengurangi masuknya abu vulkanik
  • Bersihkan abu vulkanik dengan menyiram air agar tak terbang kembali ke udara
  • Anak-anak dan kelompok rentang harus dijaga tetap berada dalam rumah dan tak bermain di luar selama abu vulkanik masih ada
  • Selalu mempersiapkan perlengkapan seperti masker, kacamata pelindung, dan air bersih untuk membersihkan abu vulkanik

Bila mengalami luka selama proses evaluasi, segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat agar mendapatkan penanganan dari petugas media. Jangan lupa menerapkan pola hidup bersih dan sehat selama berada di tempat pengungsian agar mengurangi resiko terpapar penyakit.


Rachel Farahdiba Regar

dan

Anwar Siswandi turut

berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

Bagikan Artikel

Berita Terkait