Berita Terbaru

154 Ribu Kendaraan di Tangerang Belum Bayar Pajak, Ini Alasannya: Penjelasan UPT Samsat Cikokol

154 Ribu Kendaraan di Tangerang Belum Bayar Pajak, Ini Alasannya: Penjelasan UPT Samsat Cikokol


Mobilmitsu –

– Seratus ribu lebih kendaraan di Kota Tangerang masih menunggak pajak. Hal itu terungkap saat program pemutihan (bebas pajak) kendaraan bermotor yang digulirkan Gubernur Banten, Andra Soni segera berakhir 30 Juni 2025.

Kepala UPT Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Cikokol, Awal Pasenggom mengatakan berdasarkan data terdapat 294 ribu penunggak pajak. Hingga kini baru 140 ribu yang mendaftar ulang kendaraan bermotor atau sekitar 154 ribu yang masih menunggak.

“Dari awal program bebas pokok dan denda digulirkan hingga saat ini sekitar 43 persen yang ikut program tersebut. Sedangkan yang masih menunggak masih sebanyak 57 persen,” ujarnya.

Awal menuturkan pelaksanaan bebas pokok dan denda dari tanggal 10 April 2025 sampai dengan tanggal 26 Juni ini antusias masyarakat ramai. Masyarakat per hari itu sekitar 2-3 ribu wajib pajak yang melakukan daftar ulang di UPT Samsat Cikokol.

Dia mengaku, dari 140 ribu kendaraan yang sudah melakukan daftar ulang didominasi oleh kendaraan roda dua. Sementara untuk kendaraan roda empat hanya 36 ribu kendaraan.

“Dari total kendaraan yang sudah daftar ulang bila diuangkan itu sekitar Rp 76 miliar pemasukan sampai dengan hari ini. Jadi kami berharap ketika ini misalnya diperpanjang, masyarakat belum memanfaatkan program ini agar bisa memamfaatkannya nanti,” ungkapnya Awal.

Namun, sambung Awal, soal rencana perpanjangan nanti Gubernur Banten yang mengumumkannya mengingat hal itu merupakan kewenangan Gubernur Banten Andra Soni.

“Bila beliau ingin memperpanjang, memang dimungkinkan diperpanjang ya, karena memang antusias masyarakat. Terlebih beberapa kabupaten/kota di Banten juga sudah mengusulkan ke Pak Gubernur untuk dilakukan perpanjangan,” ujarnya.

Sekali lagi, Awal menegaskan, kemungkinan nanti mungkin Gubernur Banten mengkaji dahulu dan beliau akan menyampaikan apakah diperpanjang atau tidak. “Mungkin hari ini ya, pengumuman soal diperpanjang atau tidak,” ungkapnya

Tetapi, lanjutnya, memang bila misalnya program ini tidak diperpanjang, pihaknya akan melayani wajib pajak sampai dengan malam hari . “Ya, rencana kami akan ada tambahan waktu tugas, apalagi kalau dilihat antusias masyarakatkan dasarnya kita sebagai pelayan masyarakat harus mengakomodir,” ujarnya.***

Bagikan Artikel

Berita Terkait