Cloud dan AI Berevolusi, Microsoft Peroleh Laba Rp 427 Triliun di Awal Tahun
TechnoNews
,
Jakarta
–
Microsoft
menyatakan pendapatan bersih senilai US$ 25,8 miliar atau melebihi Rp 427 triliun untuk kuartal pertama tahun 2025. Ini adalah peningkatan sebesar 18% jika dibandingkan dengan periode serupa di tahun 2024 yang menghasilkan laba US$ 21,94 miliar.
“
Cloud
AI sangatlah vital bagi perkembangan setiap usaha dengan cara meningkatkan produktivitas, menghemat biaya operasional, serta mendorong laju pertumbuhan,” ungkap Ketua Dewan Direktori dan CEO Microsoft, Satya Nadella, pada halaman web resmi Microsoft, Kamis, 1 Mei 2025. Ia melanjutkan, “Mulai dari struktur dasar hingga teknologi platform AI beserta sejumlah aplikasi terkait, perusahaan ini tengah melakukan banyak pengembangan guna mendukung para klien kami.
Pada pernyataannya, Microsoft menyebutkan bahwa pendapatannya untuk kuartal pertama di tahun ini adalah US$ 70,1 miliar dan hal tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 13% dibandingkan dengan periode sama pada tahun sebelumnya yaitu Januari sampai Maret. Mayoritas pendapatan berasal dari layanan Microsoft Cloud yang berhasil mendapatkan pendapatan senilai US$42,4 miliar, angka ini juga merupakan lonjakan sebanyak 20% jika dibandingkan dengan data tahun lalu.
Pada sisi lain, Pendapatan dari divisi Productivity and Business Processes mencapai US$29,9 miliar yang berarti naik sebesar 10%. Komposisinya terdiri atas pemasukan dari produk bisnis dan jasa cloud.
Microsoft 365
Meningkatkan sebanyak 11%, pemasukan dari produk dan jasa cloud Microsoft 365 naik 10%, sementara itu penghasilan LinkedIn bertambah 7% dan pendapatan untuk produk serta layanan cloud Dynamics juga meningkat sekitar 11%.
Selanjutnya, laba bersih di segmen Cloud Cerdas mencapai US$ 26,8 miliar dengan kenaikan sebesar 21%. Berdasarkan rincian, penghasilan dari produk server dan jasa cloud naik sebanyak 22%, hal ini disebabkan oleh peningkatan pendapatan Azure serta solusi cloud lainnya hingga 33%.
Berikutnya, sesuai dengan laporan Microsoft, pendapatan di bidang More Personal Computing mencapai US$ 13,4 miliar dan mengalami kenaikan sebesar 6%. Pendapatan ini berasal dari peningkatan OEM dan produk Windows sebanyak 3%, serta pertumbuhan pada pendapatan konten dan layanan.
Xbox
Meningkat sebesar 8%, pendapatan dari iklan pencarian dan berita, tanpa memperhitungkan biaya untuk mendapatkan trafik, naik menjadi 21%.
